Djoko Waluyo 06/08/2015
Andy
Andy

POSKOTA.CO – Andy,36, pembunuhan sekretaris Direktur Utama XL, Hayriantira, 37 tahun, alias Rian ditangkap jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pembunuhan tersebut dilakukan tersangka Oktober 2014 lalu di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat.

Pria bertampang ganteng itu mengaku membunuh teman wanitanya karena diolok-olok sebagai banci tak mampu mengintimi korban. “Saya kesal dibilang banci, letoy” tuturnya merunduk. Andy hanya mengaku sebagai teman dekat.

Kepergian mereka ke Garut adalah untuk menemani wanita cantik itu mencari jaket kulit. Karena kemalaman, mereka memutuskan menginap di hotel. Setelah korban tewas, Andy pergi dari hotel membawa mobil korban, dengan pelat nomor yang sudah diganti. Polisi memiliki rekaman CCTV saat tersangka meninggalkan hotel.11817282_849644411789270_8812016264263163189_n

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti menjelaskan, awalnya keluarga korban mengatakan kalau Rian memiliki teman dekat bernama Andy Wahyudi yang diketahui bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan di Jatibening, Bekasi.

Ketika ditanya hilangnya Rian, Andy mengatakan tak tahu keberadaannya. Kemudian pihaknya menanyakan di mana mobil tersebut dibeli hingga akhirnya ditemukan showroom di kawasan Depok. Ketika di cek, ternyata BPKB mobil Honda Mobilio B 1277 EOA tersebut sudah diambil oleh Andy dengan menggunakan surat kuasa yang ternyata palsu.

“Tersangka akhirnya mengaku telah membunuh korban di Hotel Cipaganti di Garut, Jawa Barat pada tanggal 30 Oktober 2014. Polisi kemudian mengecek ke Polres Garut apakah ada penemuan mayat di hotel tersebut pada tanggal tersebut dan ternyata memang ada,” jelasnya.

Andy ditangkap pada 9 Juli 2015 di rumahnya di Duren Sawit, Jakarta Timur atas kasus pemalsuan. Selama proses penyidikan kasus pemalsuan, tersangka diinterogasi berkaitan dengan pembunuhan korban. “Tersangka baru mengaku membunuh korban setelah keluarga korban melakukan pendekatan terhadap korban. Dan pada akhirnya, tersangka juga mengaku membunuh korban kepada penyidik,” kata Ajun Komisaris Besar Herry.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*