harmono 09/04/2017
Hermawan (27), pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan dengan penyanderaan terhadap penumpang angkot KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulo Gebang, dilumpuhkan petugas dengan timah panas di lengan kanannya. Saat ini pelaku dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jaktim.
Hermawan (27), pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan dengan penyanderaan terhadap penumpang angkot KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulo Gebang, dilumpuhkan petugas dengan timah panas di lengan kanannya. Saat ini pelaku dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jaktim.

POSKOTA.CO – Kepolisian telah melakukan identifikasi terhadap Hermawan (27), pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan dengan penyanderaan terhadap penumpang angkutan kota (angkot) KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulo Gebang.

Peristiwa penyanderaan ini terjadi di lampu merah Buaran, Jl I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (9/4), sekitar pukul 19.00 WIB. Di dalam angkot tersebut bermuatan penumpang Herawati yang duduk di samping sopir bernama Cikal (31), dan Isnawati (39) duduk di belakang bersama korban Risma Oktaviani (25) yang menggendong balitanya bernama Dafa Ibnu Hafiz.

Kejadian bermula, pelaku Hermawan menaiki angkot dari Perempatan 1 Buaran sendirian dengan membawa tas ransel dan duduk di belakang. Sekira di depan Kantor Perumnas III Buaran, pelaku mengeluarkan sajam dan menodongkannya kepada penumpang.

Pelaku memaksa penumpang untuk menyerahkan telepon genggam, perhiasan dan uang. Isnawati sempat menyerahkan satu unit telepon genggam merek Xiaomi kepada pelaku.

Setibanya di lampu merah Buaran, Isnawati berteriak meminta tolong. Pelaku panik lalu menodongkan pisau kepada korban Risma yang saat itu tengah menggendong anaknya yang sedang tidur.

Di saat bersamaan, anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto mendengar teriakan korban. Polantas yang hendak berangkat dinas itu lalu bergegas menuju ke sumber suara, sebuah angkot berwarna merah.

Sunaryanto lalu mendekati angkot tersebut. Ia mendapati pelaku tengah menodongkan sebilah pisau di leher Risma.

Melihat situasi yang begitu rawan, Sunaryanto tidak lantas mengambil tindakan gegabah. Ia khawatir pelaku melukai korban.

Sunaryanto kemudian negosiasi dengan pelaku. Pelaku sempat berteriak dan menyuruhnya mundur serta memaki Sunaryanto dengan ucapan kasar.

Selama setengah jam Aiptu Sunaryanto bernegosiasi dengan pelaku. Hingga akhirnya saat pelaku lengah, Sunaryanto menarik pistolnya dan melumpuhkan dengan menembak ke arah pelaku di bagian lengan kanannya. Sementara korban Risma dilaporkan mengalami luka akibat todongan pisau pelaku.

Kira-kira satu jam akhirnya pelaku dapat diamankan Aiptu Sunaryanto bersama warga sekitar. Sunaryanto lalu membawanya ke Polsubsektor Klender, Jakarta Timur, sebelum akhirnya anggota Buser Satreskrim Polres Jakarta Timur tiba di lokasi dan membawanya ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, sementara para saksi dimintai keterangan di SPKT Polsek Duren Sawit. (*/djw)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :