harmono 03/12/2015
ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Kapolres Kupang Kota, AKBP Budi Hermawan mengingatkan kepada setiap ketua RT untuk menegakkan kembali aturan wajib lapor 1 kali 24 jam bagi warga baru untuk mengantisipasi teror di daerah itu.

“Aturan wajib lapor bagi warga baru itu harus diberlakukan kembali untuk mengantisipasi berbagai macam hal yang berkaitan dengan teroris di Kupang,” kata Budi Hermawan kepada wartawan di Kupang, Kamis.

Hal ini menurutnya wajib dilakukan, karena saat ini kebiasaan wajib lapor bagi warga baru mulai diabaikan oleh para ketua RT bahkan bagi sejumlah warga yang baru yang menghuni daerah yang mereka tempati.

Padahal wajib lapor 1 kali 24 jam itu, menurut Budi, merupakan salah satu antisipasi dini terhadap para pendatang yang berniat mengacaukan Kamtibmas di Kota Kupang termaksud aksi teror.

“Kasus ISIS yang akhir-akhir ini terjadi di NTT juga menjadi perhatian kami. Makanya saya harapkan agar setiap RT berlakukan kembali aturan lapor 1 kali 24 jam itu,” tuturnya.

Sementara itu, terkait pengamanan pelabuhan dan terminal Bus di Kota Kupang menjelang Natal dan akhir tahun dan antisipasi masuknya ISIS ke Kota Kupang, Budi mengatakan, saat ini pihaknya lebih menguatkan fungsi intelijen dan juga unit Binmas (Binaan Masyarakat).

” Intelegen kita lebih kita perkuat lagi. Begitu ada informasi terkait ISIS langsung kita respon. Tidak hanya itu, guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait apa itu ISIS dan Teroris, kita menurunkan anggota Binmas kita langsung ke masyarakat guna memberikan sosialisasi tentang aliran Teroris dan paham ISIS,” ungkap mantan Kapolres Sikka itu.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*