harmono 15/10/2016

POSKOTAT.CO – Kepolisian mengadakan penggerebekan ke sebuah pondok pesantren (ponpes) di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya. Dari penggerebekan tersebut, telah diamankan seorang pria yang juga pimpinan ponpes diduga mencabuli santrinya.

Saat diamankan, pria berinisial WG ini masih mengenakan sarung, baju koko, dan perpeci menurut saja dan tak melakukan perlawanan

WG, pengurus ponpes
WG, pimpinan ponpes

WG diamankan berdasarkan laporan orang tua santri yang menjadi korbannya. Korban diduga telah dicabuli selama tiga tahun, sejak usia 14 tahun hingga usianya yang sekarang, 17 tahun.

“Kami menindaklanjuti laporan orang tua korban yang juga warga di sekitar ponpes tersebut,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga, Sabtu (15/10).

Shinto membenarkan, bila penangkapan tersebut diduga kasus pencabulan yang dilakukan pengurus ponpes itu. Dari data awal, pencabulan tersebut sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Korban sudah menjadi santri dari Juli 2010 hingga Juli 2016. “Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif,” tutup Shinto. (*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*