PERTAMINA LUNCURKAN PROGRAM ‘PERTAMAX BERKAH PERJALANANKU’ – Poskota.co

PERTAMINA LUNCURKAN PROGRAM ‘PERTAMAX BERKAH PERJALANANKU’

Senior Vice President Fuel Marketing & Distribution PT Pertamina (Persero) Gigih Wahyu Hari Irianto dan Vice President Retail Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Jumali, memberi keterangan pers tentang Program ‘Pertamax Berkah Perjalananku’, di Restoran Al Jazila, Menteng Jakarta, Selasa (30/5).

POSKOTA.CO – PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan rangkaian kegiatan tahunan dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1438 H. Melalui salah satu produk unggulannya, Pertamax Series, tahun ini Pertamina meluncurkan ‘Pertamax Berkah Perjalananku’, dengan menyiapkan berbagai program seperti, penyediaan takjil gratis, bedah musala, layanan zakat, serambi Pertamax, kios Pertamax dan sales promo di SPBU Pertamina.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengelola energi terintegrasi, serta produsen minyak dan gas bumi terbesar di Indonesia. Kami mengerti tradisi Ramadan dan mudik lebaran merupakan momen berkesan bagi masyrakat Indonesia,” kata Senior Vice President Fuel Marketing & Distribution PT Pertamina (Persero) Gigih Wahyu Hari Irianto, memberi keterangan pers mengenai Program ‘Pertamax Berkah Perjalananku’, di Restoran Al Jazila, Menteng Jakarta, Selasa (30/5).

Menurutnya, Pertamina sebagai produsen bahan bakar terbesar di Indonesia mendukung tradisi tersebut dengan menghadirkan berbagai fasilitas dan layanan unggulan bagi konsumen setia Pertamax. Program ‘Pertamax Berkah Perjalananku’ merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tahunan, dan salah satu bentuk komitmen kami dalam memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi pengemudi kendaraan bermotor di Indonesia.

“Rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan ketujuhkalinya oleh Pertamina, pada tahun ini mengedepankan kemudahan dalam berbagai pada sesama, melakukan ibadah dengan lebih nyaman, serta memberikan kenyamanan saat perjalanan menuju kampung halaman,” ujarnya.

Dengan semua kemudahan dan kenyamanan yang diberikan itu, sambungnya, kami berharap Program ‘Pertamax Berkah Perjalananku’ dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, serta dapat memudahkan para konsumen setia Pertamax Series dalam melakukan beragam aktivitas selama Ramadan, terutama bagi mereka yang akan bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat tercinta.

Sementara itu, Vice President Retail Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Jumali menjelaskan, sebagai produk yang berkualitas dan senantiasa menghadirkan pengalaman tersendiri dalam berkendara, Pertamax Series menawarkan layanan serta program promo agar dapat memberikan kenyamanan perjalanan dan mempererat kedekatan dengan para konsumen setianya.

“Tahun ini, bersamaan dengan Ramadan dan Idul Fitri, kami berupaya memfasilitasi mobilitas dan membantu memudahkan konsumen dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah. Selama satu bulan penuh, ‘Pertamax Berkah Perjalananku’ menyediakan takjil gratis di lebih dari 5.000 SPBU Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Jumali.

Bukan hanya itu saja, tambah Jumali, di beberapa SPBU Pertamina terpilih, Pertamax mengadakan bedah musala yang bertujuan melengkapi kebutuhan perlengkapan ibadah, guna meningkatkan kenyamanan lebih bagi para konsumen setia yang singgah dan menjalankan ibadah di musala di SPBU Pertamina.

‘Pertamax Berkah Perjalananku’ juga memfasilitaskan layanan penerimaan dan pembayaran zakat, infak, serta sedekah yang bekerja sama dengan lima lembaga penyalur zakat di Indonesia yakni, Daarul Quran, Al-Azhar, Rumah Zakat, Badan Amal Zakat Nasional (Baznas), dan Nurul Hidayat.

“Melalui layanan ini, Pertamina berharap dapat memberikan kemudahan bagi para konsumen setia Pertamax Series yang ingin berbagai pada sesama. Untuk mendukung konsumen setia yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran dengan aman dan nyaman, ‘Pertamax Berkah Perjalananku’ hadirkan serambi Pertamax di sepuluh SPBU Pertamina terpilih yang tersebar di Pulau Jawa,” ungkap Jumali.

Serambi Pertamax ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang terdiri dari, area ibadah, area istirahat, area bermain anak, toilet, ruang menyusui, area makan, charging area, serta akses internet gratis. Hadirnya serambi Pertamax turut didukung oleh beberapa perusahaan besar yang diantaranya, Im3 Ooredoo, Nusa Pangan, Bright Store, Bright Olimart, Es Teller 77, dan CFC. Tak hanya menyediakan layanan SPBU 24 Jam, Pertamina juga menyiapkan kios Pertamax di 36 titik jalur mudik untuk mempermudah para pengendara mendapatkan Bahan Bakar Khusus (BBK) Pertamax Series dalam kemasan dengan harga yang ditawarkan sama di SPBU. (*/dade/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Sebanyak delapan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggugat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara terkait aturan mengundurkan diri saat mencalonkan diri sebagai pejabat publik di Mahkamah konstitusi. Kedelapan PNS tersebut: o. Dr Rahman Hadi MSi, o. Dr Genius Umar S Sos MSi, o. Empi Muslion AP SSos MT MSc, o. Rahmat Hollyson Maiza MAP, o. Dr Muhadam Labolo, o. Dr Muhammad Mulyadi AP MSi, o. Sanherif S. o. Hutagaol S.Sos MSi, o. Dr Sri Sundari SH MM, Menurutnya Pasal 119 dan Pasal 123 ayat (3) UU Aparatur Sipil Negara merupakan bentuk perlakuan diskriminatif sekaligus mengamputasi hak konstitusional PNS selaku warga negara. "Memang kami akui bahwa tujuan undang-undang tersebut sangat mulia menjadikan PNS sebagai sosok berintegritas, profesional, bebas KKN, namun yang kami sayangkan adalah adanya ketentuan norma yang diskriminatif menjegal eksistensi PNS untuk berbuat lebih jauh lagi untuk bangsa dan negara ini," salah satu pemohon, Rahman Hadi, saat membacakan permohonannya dalam sidang di MK Jakarta, Senin. Menurut Rahman, UU Aparatur Sipil Negara bertentangan dengan Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 28 D ayat (3) UUD 1945. Pasal 27 menyebutkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Sementara pasal 28D ayat (3) berbunyi setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Rahman juga menyoroti ketidakkonsistenan penerapan pasal 119 dan Pasal 123 ayat (3) terhadap Pasal 121 yang menyatakan pegawai Aparatur Sipil Negara dapat menjadi pejabat negara. Sedangkan Pasal 122 menyatakan pejabat negara sebagaimana dimaksud Pasal 121 jika dikaitkan dengan Pasal 123 ayat (1) berbunyi jika pegawai Aparatur Sipil Negara yang diangkat menjadi pejabat negara pada pimpinan dan anggota MK, BPK, KY, KPK, menteri dan dubes, maka pegawai ASN diberhentikan sementara dari jabatannya dan tidak kehilangan status sebagai PNS.