PENYAKIT TIDAK KUNJUNG SEMBUH, KAKEK NEKAT GANTUNG DIRI – Poskota.co
Saturday, September 23

PENYAKIT TIDAK KUNJUNG SEMBUH, KAKEK NEKAT GANTUNG DIRI

Barang bukti tali kain warna biru dan bangku plastik warna merah yang digunakan korban untuk gantung diri, diamankan Unit Reskrim Polsektro Tambora, Jakarta Barat.
Barang bukti tali kain warna biru dan bangku plastik warna merah yang digunakan korban untuk gantung diri, diamankan Unit Reskrim Polsektro Tambora, Jakarta Barat.

POSKOTA.CO – Depresi penyakit kanker ginjal tak kunjung sembuh, seorang kakek ditemukan tewas tergantung di kamar lantai dua rumahnya di Jl Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (16/4), sekitar pukul 10.00 WIB

Jasad kakek TDH alias A (63) ditemukan pertama kali oleh J, anak korban.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, pagi itu seperti biasa korban berjemur di lantai tiga rumahnya ditemani suster. Setelah selesai berjemur, korban lalu masuk ke kamarnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB, J naik ke lantai 2 untuk menengok ayahnya, namun alangkah terkejutnya J tatkala mendapati korban ditemukan tewas dengan leher terlilit kain dengan posisi tergantung di teralis jendela kamar.

Sontak anak korban pun berteriak histeris hingga mengundang warga, beberapa tetangga mencoba menolong, sementara sebagian lainnya menghubungi polisi.

Oleh keluarga, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Husada Jakarta, untuk dilakukan pertolongan, namun sayang nyawa korban tidak terselamatkan. Korban meninggal dunia dalam perjalanan sebelum mendapat tindakan medis dari dokter.

Menurut keterangan keluarga, korban terlihat murung setelah divonis kanker ginjal, korban pun sudah pernah berobat ke luar negeri dan menjalani operasi di RS Mount Elizabet Singapura.

Karena tidak ada perubahan berarti hingga korban frustrasi, dan sempat berupaya bunuh diri dengan meminum racun serangga, namun selalu berhasil digagalkan.

Kali ini korban berhasil menuntaskan hasrat bunuh dirinya dengan cara gantung diri, dan kasus bunuh diri itu kini ditangani Unit Reskrim Polsektro Tambora, Jakarta Barat. (*/hariri/johan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.