taher 05/12/2015

duitPOSKOTA.CO – Tim koalisi pemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Dumai, Riau, Zulkifli AS-Eko Suharjo akan memberikan imbalan Rp30 juta kepada masyarakat yang dapat mengungkap politik uang.

Humas Tim Koalisi Riki Hutagalung, Santu menyebutkan, bagi masyarakat pelapor yang menemukan bukti valid agar dapat menyerahkan barang bukti berupa uang yang diserahkan untuk tujuan mempengaruhi calon pemilih tersebut.

“Bagi yang dapat mengungkap dan membuktikan praktek politik uang akan diberi imbalan sebesar Rp30 juta rupiah dan kerahasiaan pelapor terjamin,” kata dia.

Menurut dia, kegiatan politik uang dengan memberikan uang kepada calon pemilih merupakan perbuatan suap yang berdosa dari sisi agama, baik pemberi atau penerima.

Selain itu mengimbau seluruh masyarakat luas agar tidak menerima pemberian suap dari pasangan calon tertentu atau tim sukses pemenangan dan orang yang mengatasnamakan kandidat.

“Imbalan mengungkap praktik politik uang ini sudah kami sosialisasikan ke tengah masyarakat melalui edaran himbauan untuk menciptakan Pilkada bersih dan bermartabat,” ungkap dia.

Divisi Pencegahan Panwas Kota Dumai Indra Effendi menilai upaya pasangan calon dan tim pemenangan mencegah politik uang ini cukup membantu pihaknya dalam kinerja pengawasan pilkada.

Guna mengantisipasi perbuatan politik uang ini Panwas juga melakukan bimbingan teknis kepada petugas pengawas di semua kecamatan kelurahan agar dapat mencegah dan memantau kondisi di lapangan.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*