harmono 16/06/2014

oborPOSKOTA.CO – Warga masyarakat tak mudah dibodohi dengan kampanye hitam. Justru tanpa disadari orang yang disuruh melakukan kampanye hitam menyerang si penyandang dana. “Siapa menabur itu pasti menuai, sama saja si penyandang dana merendahkan diri sendiri,” kata sesepuh Kudus Mbah Imong dalam percakapan singkat dengan Poskota.co, Senin (16/6).

Baru-baru ni Tabloid Obor Rakyat beredar dengan muatan kampanye hitam terhadap calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo mulai masuk ke pondok pesantren di Kabupaten Ciamis.

Di Ponpes Darussalam, Kecamatan Cijenugjing, Senin (16/6/2014), beredar sekitar 20 eksemplar Tabloid Obor Rakyat, mulai edisi 1 hingga edisi 13.

Menurut salah satu pengajar, Saeful Rohman, tabloid itu dikirim sepekan sekali melalui kurir. Sekali kirim, kurir membawa 15 eksemplar. Tabloid pun telah dibaca sebagian besar penghuni maupun pengurus ponpes.

Saeful mengatakan, pemberitaan tabloid itu khusus mengulas sosok pria yang akrab disapa Jokowi beserta partai pengusungnya. Namun pihak ponpes menjamin beredarnya tabloid tak akan memengaruhi sikap politik warga pesantren. Hingga kini pihak pesantren belum mengetahui identitas pengirim tabloid itu.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*