harmono 25/09/2016

POSKOTA.CO – Seorang pria bersenjata menembak mati penulis asal Yordania, Nahed Hattar, pada Minggu (25/9). Hattar ditembak mati dengan tiga kali tembakan saat berada di luar gedung pengadilan di Amman.

Hattar ditahan pada Agustus lalu selama 15 hari, dan baru akan menghadiri sidang akibat perbuatannya karena membuat karikatur yang menghina Islam yang ia sebarkan lewat media sosial, sebagaimana dilaporkan kantor berita Yordania, Petra, seperti dikutip Reuters.

Sedangkan penembaknya langsung ditangkap di tempat kejadian perkara. “Sang penyerang telah ditahan dan investigasi tengah berlangsung,” lapor Petra mengutip sumber keamanan.

Dua saksi mata mengatakan, pria bersenjata itu berjenggot dan berusia sekitar 50-an. Dia mengenakan pakaian tradisional Arab dishashada yang biasa dikenakan kaum ultrakonservatif Salafi.

Hattar merupakan penganut agama Kristen dan aktivis anti-Islam. Ia merupakan pendukung berat Presiden Suriah Bashar Assad. Dalam karikatur yang digambarnya, terlihat seorang laki-laki dengan jenggot lebat sedang merokok di tempat tidur dengan seorang wanita. Ia meminta Tuhan untuk mengambilkannya anggur dan kacang mede untuknya.

Banyak kaum muslim konservatif Yordania sangat marah dengan karikatur yang digambarkan oleh Hattar. Mereka meminta Hattar untuk diadili.

Sebelum mati, Hattar sempat meminta maaf kepada rakyat Yordania. Ia mengaku tidak pernah bermaksud menghina Tuhan. Ia hanya menghina kaum Sunni fundamentalis atas persepsinya terhadap surga. Ia bahkan menuding para musuh Islam menggunakan kartunnya untuk memojokkannya, demikian Reuters. (*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :