Djoko Waluyo 04/09/2015
Komjen Budi Waseso
Komjen Budi Waseso

POSKOTA.CO – Seorang pendukung Komjen Budi Waseso yang akrab disapa Buwas menulis dalam Facebook “Save Buwas” pelengseran Buwas, penegak hukum lain akan kehilangan tajinya bila menghadapi aksi para saudagar yang dikomando Pak Tua.

Entah siapa yang dimaksud dengan Pak Tua tersebut. Dalam statusnya juga disebutkan, Buwas digusur saudagar-saudagar yang berteduh di istana. Para saudagar itu kuatir proyek-proyek mereka terganjal aksi Buwas yang tegas dan trengginas.

Yang paling kelihatan belingsatan adalah saudagar listrik, mereka pasang strategi utk membersihkan jalannya dari batu sandungan seperti Buwas dan membuat paranoid petinggi Korps Bhayangkara dan Adhyaksa.
Telegram Rahasia (TR) nomor ST/1847/IX/2015 yang beredar di kalangan wartawan Polri Jumat (4/9/2015) Kabareskrim Komjen Budi Waseso resmi menjabat Kepala BNN. Sementara itu Komjen Anang Iskandar menggantikan posisi Komjen Buwas sebagai Kabareskrim.

TR ini ditembuskan kepada Menko Polhukam, Menkum HAM, Kepala BIN, Gubernur Lemhanas dan Kepala BNN. Sejumlah pati juga dimutasi dalam TR ini. Termasuk sejumlah kapolda di berbagai daerah.

Bareskrim sendiri saat ini menangani sejumlah kasus besar seperti TPPI, Pertamina Foundation, Mobile Crane dan lainnya. Buwas yakin tenang sosok Anang.

“Saya kira Pak Anang, pengalamannya lebih luar biasa daripada saya. Lewat kemampuan dalam mengungkap kasus-kasus,” kata Buwas.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*