admin 29/01/2014

Lembaga survei marak menjelang pelaksanaan pemilu. (DOK)
Lembaga survei marak menjelang pelaksanaan pemilu. (DOK)
POSKOTA.CO- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Hasto Kristiyanto berharap lembaga survei diminta harus tetap memegang teguh kode etik dan kaidah ilmiah.

PDI Perjuangan, katanya pernah merasakan menjadi korban lembaga survei abal-abal pada tahun 2004 silam. “Kami tidak mempersoalkan tumbuhnya lembaga survei jelang pemilu,” tandasnya.

Dalam sebuah negara demokrasi, lembaga survei memang menyedot perhatian begitu besar. Bahkan, lembaga survei tumbuh menjadi bagian dari industrialisasi politik.

Terkait dengan hasil survei yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga survei dadakan ini, Hasto mengingatkan agar mereka tetap menggunakan metodologi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Maraknya fenomena lembaga survei dadakan yang tidak bertanggungjawab menjadi perhatian Komisi Pemilihan Umum dalam Pemilu 2014.

Sehingga KPU mengeluarkan Peraturan KPU Nomor 23 tentang partisipasi masyarakat, termasuk peran lembaga survei dalam merilis hasil survei pemilu. (djoko)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*