admin 04/02/2014
Pebulutangkis PB Jaya Raya, Bellaetrix Manuputy. (ANTARA)
Pebulutangkis PB Jaya Raya, Bellaetrix Manuputy. (ANTARA)

POSKOTA.CO –  PB Jaya Raya Jakarta meraih hasil sempurna dalam laga perdana Djarum Superliga 2014 di DBL Arena Surabaya, Senin, setelah mengalahkan SCG Thailand dengan skor telak 5-0.

Kemenangan sempurna ini disambut dengan gembira oleh jajaran pelatih karena semua pemain yang diturunkan baik asing maupun lokal menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Memang sempat ada perlawanan di tunggal pertama dan kedua. Tapi semua pemain mampu menyelesaikan pertandingan dengan baik,” kata pelatih PB Jaya Raya, Bambang Supriyanto usai pertandingan.

Kemenangan pertama PB Jaya Raya dipersembahkan oleh pemain asingnya Kenichi Tago setelah mampu mengalahkan Sitthikom Thammasin dengan skor 21-17 dan 21-16. Pertandingan sendiri berlangsung dengan ketat.

Poin kedua klub asal ibukota itu dipersembahkan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan setelah mengalahkan pasangan Dechapol Pauvarankroh/Kittinupong Ketlen dengan dua game langsung, 21-10 dan 21-18.

Pemain asal Vietnam Nguyen Tien Minh harus bertanding rubber game setelah Pannawit Thongnuam mampu memberikan perlawanan meski akhirnya tunggal kedua Jaya Raya itu menang 2-1 (15-21, 21-12, 21-13) Dua kemenangan lain yang diraih oleh Jaya Raya dipersembahkan pemain ganda kedua Gideon Markus Fernaldi/Angga Pratama setelah mengalahkan pasangan Supak Jomkoh/Keerati Likitanurrucks dengan skor 21-6 dan 21-7.

Adapun pemberi poin sempurna bagi Jaya Raya dipersembahkan oleh pemain tunggal ketiga yaitu Wisnu Yuli Prasetyo setelah mengalahkan Peranut Bootan dengan 21-19 dan 21-13.

“Disini (Superliga) kita mempunyai banyak kesempatan berganti-ganti pasangan. Ini jelas cukup bagus untuk persiapan Piala Thomas. Apalagi lawan yang dihadapi kemungkinan besar juga turun,” kata Hendra Setiawan usai pertandingan.

Setelah menghadapai Thailand, Markis Kido dan kawan-kawan akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Surabaya yaitu Hi-Qua Wima, Rabu (5/2) yang dipertandingan pertama mampu mengalahkan Taiwan Cooperative Bank.

“Kita harus mewaspadai pemain ganda mereka. Saat melawan Taiwan, pasangan Hi-Qua mampu memberikan perlawanan. Untuk tunggal saya kira tidak ada masalah,” kata Bambang Supriyanto menegaskan. (djoko/ant)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*