admin 27/01/2014
Bendera Partai Gerindra. (DOK)
Bendera Partai Gerindra. (DOK)

POSKOTA.CO – Melanggar dalam aturan kampanye,  Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerindra dilaporkan ke polisi oleh Badan Pengawas pemilu (Bawaslu).

Bentuk pelanggaran yang dilakukan partai yang diketuai Hatta Rajasa, di antaranya beriklan di salah satu stasiun televisi di luar jadwal kampanye yang diizinkan.

Ketua Umum PAN Hatta Rajasa menyayangkan laporan Bawaslu. Untuk membela diri besan SBY itu memprotes kenapa hanya PAN yang dilaporkan.

“Partai lain yang melanggar,  tak ditindak, kenapa tebang pilih,” kilahnya,  Minggu (26/1/) saat menghadiri peluncuran buku Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito, di BPPT, Jakarta.

Hatta mengaku siap menerima konsekuensi atas laporan yang dilayangkan Bawaslu.

Anggota Bawaslu Endang Wihdatiningtyas menjelaskan PAN dan Gerindra masuk dalam dugaan ranah pidana pemilu karena dalam iklannya memuat penampilan nomor urut, visi, dan misi partainya. Semuanya menggunakan simbol dari partai tersebut. (jurnal)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*