MENDAG PASTIKAN STOK DAN HARGA GULA PASIR DAN MIGOR AMAN – Poskota.co
Thursday, September 21

MENDAG PASTIKAN STOK DAN HARGA GULA PASIR DAN MIGOR AMAN

POSKOTA.CO – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita melakukan kunjungan ke Pusat Kulakan Indogrosir di Kecamatan Jatiulung, Kota Tangerang, Jumat (9/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stok dan harga barang dua komoditas andalan, yakni gula dan minyak goreng dalam kondisi aman, selama bulan puasa dan menjelang lebaran.

“Mau memantau apakah program pemerintah, yakni gula pasir dan minyak goreng kemasan sederhana tersedia dalam jumlah yang cukup,” ujar Enggar.

Dari hasil pemantauan tersebut, Enggartiasto melihat dua komoditas andalannya itu aman terkendali, bebas dari penimbunan. “Bagus kok (stok), aman di sini. Tidak ada kekhawatiran penimbunan. Ada Satgas Pangan Polri yang menjaga ketat dan memantau terus. Bahkan 10 hari sebelum lebaran, staf-staf Kemendag akan turun ke daerah-daerah setiap hari. Tidak ada gejolak,” sahut Menteri yang berasal dari Cirebon ini.

Mendag mengaku senang karena harga di pusat grosir sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan baru-baru ini di antaranya, minyak goreng Rp11.000 per liter dan gula pasir Rp12.500 per kg. “Indogrosir kan dia suplai barang-barang ke toko, warung, jadi kita cek ketersediaan barang apakah cukup dan harganya,” tukasnya kepada media.

Enggar menambahkan, Indogrosir anak usaha Indofood memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa kesiapan produk dan pelayanan harus dikontrol. “Mereka sudah memiliki 16 yang relatif dekat dan transaksi tinggi. Sebab di Jabodetabek tinggi sekali, Tangerang tinggi, dan jumah pelanggan besar,” ujarnya. (*/arya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat iniĀ  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)