taher 27/11/2015

wayang kulitPOSKOTA.CO – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan pertunjukan ketoprak dengan lakon “Bangun Majapahit” ini sasarannya untuk menyampaikan pesan moral kepada bangsa untuk meningkatkan nasionalisme, semangat persatuan dan kesatuan.

“Nenek moyang kita, di masa silam telah meninggalkan jejak kebudayaan gotong-royong dan semangat persatuan yang menyebar luas sampai benua Afrika,” kata Megawati Soekarnoputri, usai menyaksikan pertunjukan ketoprak dengan lakon “Bangun Majapahit” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (26/11) malam.

Kehadiran Megawati didampingi putrinya Puan Maharani yang menduduki jabatan sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Pada pertunjukan yang berakhir sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, hadir juga Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno.

Di tengah pertunjukan, hadir antara lain, Ketua DPR RI Setya Novanto, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah, serta Sekjen DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Idrus Marham.

Menurut Megawati, jejak kebudayaan yang diwarisi oleh Kerajaan Majapahit itu sudah menyebar luas, jauh sebelum kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Indonesia dan Christopher Columbus benua Amerika,” kata Megawati.

Pertunjukan ketoprak “Bangun Majapahit” dimulai pukul 20.30 WIB yang ditandai dengan pukulan gamelan serta tembang yang dinyanyikan para sinden.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*