MARADONA: HIGUAIN MENYAKITKAN SAYA – Poskota.co
Saturday, September 23

MARADONA: HIGUAIN MENYAKITKAN SAYA

POSKOTA.CO – Penyerang asal Argentina yang merumput di Napoli, Gonzalo Higuain, akan segera menuntaskan proses transfernya ke Juventus. Usai menjalani tes medis, tanda tangan segera dibubuhkan, dan proses transfernya pun menjadi resmi.

Namun keputusan Higuain pindah ke ‘Si Nyonya Besar’ tersebut mendapat respons negatif dari pendukung Napoli dan juga Diego Maradona. Legenda hidup Napoli tersebut mengaku kecewa dengan keputusan Higuain pindah ke klub rival.

“Transfer Higuain menyakitkan saya, karena ia akan bergabung dengan rival kami Juventus, tapi kami juga tak bisa menyalahkan pemain,” tulis Maradona di akun Facebook-nya, Minggu (24/7).

Gonzalo Higuain - Diego Maradona
Gonzalo Higuain – Diego Maradona

“Pemain bertanggung jawab pada dirinya sendiri, dan itulah sisi buruk dalam bisnis pada banyak kasus. Tak ada yang memikirkan pendapat fans,” tambah ‘Si Tangan Tuhan’.

“Saya lelah mengatakan, hari ini sepertinya jauh lebih penting menjadi pebisnis yang bagus ketimbang presiden yang baik. Hal semacam ini tak terjadi di masa saya. Sayangnya FIFA terus mengabaikannya,” tandas Maradona. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)