harmono 26/07/2016

POSKOTA.CO – Nasib menggantung yang dialami pembalap Formula 1 (F1) Indonesia, Rio Haryanto, bersama tim Manor Racing masih diselimuti tanda tanya.

Direktur Balap Tim Manor Racing Dave Ryan mengatakan, terus berjuang untuk mempertahankan posisi jokinya tersebut. “Kami sudah berdiskusi dengan manajemen Rio. Tujuannya agar Rio bisa terus memperkuat Manor Racing sampai musim 2016 habis,” kata Ryan seperti dikutip Reuters, Senin (25/7).

Setelah race GP Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Hungaroring, Minggu (24/7), pembalap asal Surakarta, Jawa Tengah itu diisukan akan terdepak, lantaran Rio belum bisa melunasi utang kepada tim Manor Racing.

Sejumlah nama pengganti pun disiapkan, di antaranya Alexander Rossi, Jordan King dan yang teranyar Stoffel Vandoorne.

“Kami memang mempunyai banyak opsi pengganti. Tapi kami tetap pada plan A yakni mempertahankan Rio,” tambah Ryan.

Dana Bantuan Tak Disetujui
Sementara itu, sampai saat ini manajemen Rio Haryanto masih menunggak 7 juta euro atau setara Rp101 miliar pada Manor Racing.

Manajemen Rio baru membayar 8 juta euro melalui dana dari Pertamina sebesar 5 juta euro dan keuangan pribadi keluarga Rio sebesar 3 juta euro.

“Saya meminta maaf untuk Rio, kami telah berusaha namun tak mungkin mendapatkan dana dari APBN karena tidak disetujui oleh anggota DPR,” kata Menpora Imam Nahrawi di Kantor Menpora, Senin (25/7).

Menpora mengatakan, saat ini belum ada sponsor baru lagi yang bergerak ingin membantu membayar utang Rio kepada Manor Racing.

Hingga saat ini, baru Pertamina saja yang mendukung penuh perjuangan pemuda asal Solo tersebut. “Kami terbuka jika perusahaan asing ingin mensponsori semoga ada keajaiban untuk waktu satu dua hari ke depan,” ucap Imam.

Sebenarnya, Kemenpora sudah berjuang untuk melakukan komunikasi intensif kepada pihak DPR. “Itu benar, kami memang berjanji untuk mendukung Rio, namun mau bagaimana lagi, kami telah melakukan segala cara untuk mendapatkan dana tapi tetap tidak berhasil,” jelas Menpora.(*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :