taher 06/08/2014

t1POSKOTA.CO – Sejumlah lembaga swadaya masyarakat berharap Komisi pemberantasan Korupsi tak hanya melakukan sidak di Bandara Soekarno-Hatta tapi juga harus berani sidak ke Samsat Polda Metro Jaya khususnya bagian layanan BPKB. Karena di tempat layanan tersebut tak sedikit pungli milyaran jadi ajang ATM para jenderal.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane baru-baru ini mengungkapkan jajaran Polda Metro Jaya membuat proyek aneh bin ajaib yaitu proyek pengadaan Alat Komunikasi Peralatan Khusus Pengamanan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Alkomsus Pam Capres-Cawapres) senilai Rp 57,4 miliar.T5

“Diduga terjadi kongkalikong untuk menggerogoti anggaran negara dengan melakukan Proyek Pengadaan Alkomsus Pam Capres-Cawapres di bawah koordinasi Polda Metro Jaya ini,” kata Neta dalam keterangan persnya, Senin (4/8).

Neta juga menyoroti maraknya pungli yang tertata rapi seakan tatanan pungli itu direstui para petinjggi Polri. Di bagian BPKB dari proses awal hingga akhir pungli seakan sudah dibakukan.

Segala tatanan diterjang oleh orang pertama di jajaran lalulintas Polda Metro Jaya. Permintaan nomor cantik dibuat aturan harus urut, namun kenyataannya Kombes Restu mengeluarkan kebijakan sendiri kepada orang berduit untuk mendapatkan nomor pilihan.

Kedua kendaraan yang mendapat kemudahan nomor cantik dari pimpinan lalulintas Polda metro Jaya:
o. B-78-ATG Syarifudin Tanzil- Warga Green Garden Jakbar
o. B-168- KTH Haryanto Halim – Mangga Besar Jakbar

T3

Baik ketua IPW maupun Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berharap pimpinan Polri mau bebenah diri sebelum KPK menjamah instutusi korps baju cokelat.

Dari penelusuran wartawan selama ini BPKB seakan bersih dari segala pungutan, namun faktanya Kompol Yogie masih melakukan aneka pengutan dari soal percepatan sampai diluar resminya PNPB.

Bedol desa yang dilakukan pimpinan Polri mengganti semua aparat di ditlantas ternyata hanya sebuah dagelan yang dipertontonkan di masyarakat, karena pola kerja ternyata tak ada perubahan. sapuji

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :