taher 18/06/2014
Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Kombes Pol Iriansyah menegaskan bahwa kasus penembakan terhadap korban Deny Nurcahyanto,46, warga Perum Klodran Indah Colomadu Karanganyar, di Jalan Adi Soemarmo Banyuanyar Solo, merupakan tindak kriminal murni.

“Kasus percobaan pembunuhan terhadap Ketua Barisan Muda Indonesia (BMI), Deny Nurcahyanto (Dencis) oleh dua orang tidak dikenal tidak ada hubunganya dengan politik atau Pemilu Presiden, tetapi tindak kriminal murni dan direncanakan,” katanya di Solo, Rabu.

Menurut dia, kejadian tersebut masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan saksi korban dan melakukan olah di tempat kejadian perkara untuk mengungkap siapa pelakunya.

Menyinggung soal bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, Ia menjelaskan, ditemukan tiga selongsong peluru ukuran kaliber sembilan milimeter.

“Kami masih mengejar dua pelaku dengan ciri-ciri mengendarai sepeda motor salah satunya berbadan kecil,” katanya.

Peristiwa kasus percobaan penembakan terhadap ketua BMI yang dulunya, Dewan Muda Comple’x (DMC) di Jalan Adi Soemarmo Solo, Selasa (17/6), sekitar pukul 22.00 WIb berawal dari korban, Dencis yang mengendarai mobil Pajero Sport warna hitam nomor polisi AB 1110 TA keluar dari rumahnya di Perum Klodran Indah Colomadu Karanganyar.

Ilustrasi
Ilustrasi

Saat keluar dari gang rumahnya dihadang dua orang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. Satu dari dua pelaku mengeluarkan tembakan mengenai kaca mobil bagian depan dan tembakan kedua mengenai sebelah kanan bagian tengah yang menembus kaca samping kiri.

Korban selamat dari tembakan senjata api oleh dua orang yang tidak dikenal tersebut berusaha menancap gas pedal mobilnya dan dikejar kedua pelaku menuju Jalan Adi Soemarmo Banyuanyar Solo.

Korban sengaja menghentikan mobilnya secara mendadak setelah tiba di lokasi kejadian, dan pelaku yang ada dibelakangnya menabrak bamper belakang hingga sepeda motornya terjatuh.

Kedua pelaku terjatuh dan berusaha kabur dan korban saat itu, meneriaki pencuri sehingga sejumlah warga melakukan penghadangan untuk menangkap pelaku, termasuk korban seorang pedagang kebab yang ditembak terkena lengan kanannya.

Korban pedagang kebab itu, saat berusaha akan menangkap pelaku, ditembak lengan kanannya dan korban terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Brayat Minulyo dan kini sudah diizinkan pulang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*