Djoko Waluyo 18/11/2015
Komjen Tito
Komjen Tito

POSKOTA.CO – Kapolda Metro Jaya Mayor Jendral Tito Karnavian mengatakan aparat kepolisian harus memiliki wajah yang ambivalen (bercabang dua) sesuai dengan situasi dan kondisi saat bertugas.

” Di satu sisi keberadaannya dirindukan masyarakat yang butuh pelayanan dan pertolongan, tapi di sisi lain wajahnya sangar dan dibenci atau mungkin tidak disukai pada saat penegakan hukum menangkap orang,” katanya di Bekasi, Selasa.

Polda Metro Jaya tidak menghendaki adanya stigma di masyarakat bahwa polisi hanya berwajah sangar akibat pemberitaan di media massa di mana polisi lebih dominan melakukan penegakan hukum.

“Kita tidak ingin Polda Metro Jaya berwajah sangar saja karena saat di media diberitakannya hanya menangkap orang,” katanya.

Untuk itu, Tito menginstruksikan jajarannya untuk kembali mengintensifkan kegiatan yang bersifat humanis di tengah masyarakat melalui bakti sosial. “Sebetulnya polisi juga sering melakukan kegiatan yang humanis, seperti pengobatan gratis, bakti sosial, dan lainnya,” katanya.

Tito berkomitmen akan mengintensifkan kegiatan sosial tersebut secara rutin setiap dua pekan sekali di sejumlah kawasan hukum setempat.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*