harmono 15/02/2016

15semeruPOSKOTA.CO – Gunung Semeru menyemburkan abu vulkanik cukup besar. Warga Lumajang geger, karena sempat keluar asap menyerupai wedus gembel (kambing jawa), Sabtu(13/2). Mitos yang beredar di warga Sumberurip Kecamatan Pronojiwo bahwa Semeru akan murka jika warga sekitar melakukan aktifitas kemaksiatan.

“Selama dua hari Sumberurip diguyur hujan dan sebelum kejadian semburan abu vulkanik malam harinya ada orkes,” ujar Ita salah seorang warga Sumberurip yang kini menetap di Lumajang, Minggu (14/02/2016).

Sejak dulu, warga Sumberurip meyakini jika ada acara seperti orkes atau tayuban maka gunung Semeru akan bereaksi. kadang reaksinya hanya menyemburkan abu vulkanik kecil atau mengeluarkan suara gemuruh yang cukup menakutkan.

“Ini sudah menjadi mitos dan sudah sering terjadi jika ada orkes atau kegiatan yang mengarah kepada kemaksiatan pasti Semeru akan bereaksi,” jelasnya.

Saat ini aktifitas warga Sumberurip tidak terganggu dengan kejadian semburan abu vulkanik. Warga masih belum merasa aktifitas gunung Semeru tidak berbahaya dan tidak mengganggu kegiatan warga sekitar. “Aktifitas warga tidak terganggu mas, saya ngecek ke keluarga di Sumberurip” pungkasnya

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :