Djoko Waluyo 07/02/2016
JENIS MEJA JUDI
JENIS MEJA JUDI

POSKOTA.CO – Judi berkedok permainan game ikan di Duta Garden, Jurug Mujibaru, Benda, Kota Tangerang, digrebeg aparat Polda Metro. Sayangnya, judi serupa di Jakarta diantaranya di Lokasari Jakbar, di Gedung Man Jakbar, dan di depan kantor bekas kantor walikota Jaktim, masih berjalan.

Pemilik rumah judi di Jakarta, konon kabarnya sering mondar-mandir ke Polda Metro dan pemain lama yang sudah tak asing lagi bagi pemangku jabatan di Semanggi. Diantara pemilik rumah judi yang menggunakan modus baru menyaru permainan anak-anak, Ym, TG dan Aw. “Mereka pemain lama dan tak asing bagi penegak hukum,” ungkap seorang petugas yang tak mau disebut namanya.

RATUSAN JUTA

Dari lokasi judi beromset ratusan juta itu, polisi menyita permainan judi jenis Game Ikan dan Game Gokong, beserta pemilik sekaligus bandar dan dua karyawannya. Kegiatan judi tersebut sudah berlangsung sejak bulan Februari 2016.

Ketiga tersangka yaitu Guan An alias Aan, 50 (pemilik), dan dua karyawannya di bagian koin, Renny binti Efendi, 37 dan Fresilia alias Lia, 26 dibawa ke Polda Metro.

“Penangkapan ini dari informasi masyarakat kegiatan judi game itu sudah meresahkan warga. Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi Santoso, Sabtu (7/2).

AKBP Eko mengatakan, untuk bisa mengikuti bermain judi itu, pemain sebelumnya diharuskan membeli kartu melalui cashier. Untuk kartu berwarna kuning berisi 5000 point seharga Rp 50 ribu sedangkan kartu warna hitam berisi 10 ribu point seharga Rp100 ribu. “Kartu itu lalu digunakan untuk bermain dua macam jenis game, yaitu game ikan dan game gokong,” ujar AKBP Eko.

Untuk bermain game tersebut, jelas AKBP Eko pemain memasang point mereka yang sudah terdapat di kartu dengan dibantu oleh cashir Renny atau Lia selaku anak koin. Kemudian pemain menekan tombol pilihan sekaligus menentukan jumlah point yang akan dipasang sebagai taruhannya.

”Apabila pemainn menghentikan permainannya, maka pemain kembali menghubungi anak koin dengan istilah minta “cancel”, kemudina anak koin itu akan memberitahu nilai credit point terakhir yang dimiliki oleh si pemain,” tukas AKBP Eko.

SOUVENIR

Seluruh saldo point yang didapat, bisa ditukarkan dengan uang cash, ataupun dengan uang atau souvenir yang tersedia di etalase, seperti boneka, dispenser, kipas angin, handphone, voucher belanja dll, sesuai dengan jumlah credit point yang dimiliki oleh si pemain.

Penggerebekan itu berlangsung cepat, pada Rabu (3/2) dipimpin langsung Tim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Resmob, Kompol Doffie F. Sanjaya. Petugas merengsek masuk, sekitar pukul: 15.00 wib membuat para pemain di lokasi sempat panik. Petugas kemudian mengamankan lokasi dan berhasil menangkap pemilik berikut bandarnya. Selain itu dua karyawan yang melayani permainan judi itu juga diringkus.

Di lokasi polisi kemudian mengamankan, dua meja judi game ikan, meja game gokong, 34 kartu warna kuning, 26 kartu warna hitam, uang Rp 250 ribu, kalkulator, steples, 3buku mutasi transaksi hadiah, 12 voucher carrefour senilai Rp. 100 ribu, bloc note dan lembaran peraturan cara bermain. “Tiga tersangka kami jerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman 7 tahun penjara,” kata AKBP Eko.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*