harmono 26/01/2016
Jasad anggota Polsek Senen
Jasad anggota Polsek Senen

POSKOTA.CO – Tak melawan, Joan Alexander, yang ditengarai menjadi otak pengeroyokan anggota Polsek Senen Jakpus digelandang ke kantor polisi. Pria berkulit hitam itu ditangkap petugas gabungan yang dipimpin Kasubdit III Ditkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Arman Asmara, Senin(25/1).

“Tersangka Joan Alexander ditangkap di Menteng Tenggulun, Manggarai,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Eko Daniyanto. Hingga Selasa tersangka masih diperiksa secara intensif di Polres Jaktim.

Nasib Joan lebih baik dari dua temannya Ade Badak dan Rico, yang ditembak mati karena melawan ketika akan ditangkap. Joan tak melawan, lebih memilih menuruti perintah apa kata petugas yang menggelandangnya.

TERUS DIKEJAR

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal mengatakan, kepolisian sudah berhasil menangkap total tiga orang yang diduga berperan dalam pengeroyokan anggota, dua diantaranya tewas lantaran melakukan perlawanan saat hendak ditangkap polisi.

Hingga saat ini polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya yang masih berkeliaran. Iqbal juga mengimbau agar pelaku lain segera menyerahkan diri.

“Bagi terduga pelaku lain yang masih berkeliaran agar serahkan diri,” tandas Iqbal.

Sebelumnya polisi telah menembak mati dua terduga pelaku pengeroyokan di dua tempat berbeda. Mereka adalah, Ade Badak dan Rico.

Ade ditembak di Jalan Kolonel Sutomo, Cawang Jakarta Timur, sedangkan Rico tewas di rumahnya, di Jalan Narada, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Keduanya diringkus pada Kamis 22 Januari.

Keduanya diduga terlibat dalam penyerangan dan pengeroyokan terhadap Iptu Hadi Prabowo dan Bripka Taufik saat melakukan penggerebekan rumah bandar narkoba di Jalan Slamet Riyadi IV RT 12 RW 04, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Ade dan Rico diduga merupakan tokoh yang melindungi bisnis narkoba yang dijalankan Mami Yola.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*