Djoko Waluyo 11/07/2015

POSKOTA.CO – Dalam Islam, hubungan jima saat istri sedang haid adalah haram. Haid sebenarnya bukan suatu penyakit. Istri yang sedang haidpun bukan berarti sedang sakit. Meskipun begitu, dilihat dari agama, estetika, dan kesehatan, hubungan jima yang dilakukan saat haid sangat dilarang. Alasannya?HAID

1. Saat sedang menstruasi terjadi peluruhan dari lapisan endometrium (Lapisan dinding rahim bagian dalam) yang mengandung berbagai protein serta asam amino. Namun jika ternyata tidak terjadi pembuahan, maka endometrium tersebut bisa menjadi media sangat baik bagi pertumbuhan penyakit. bisa dipastikan kuman penyakit yang masuk endometrium ini masuk melalui vagina. Selain Vagina, penis juga bisa membawa kuman penyakit dari luar.

2. Darah haid merupakan medium yang sangat baik untuk perpindahan virus atau bakteri penyebab penyakit kepada suami.

3. Saat sedang haid, vagina dipastikan dalam kondisi yang sangat sensitif. Jika dipaksakan terjadi penetrasi, biasanya istri akan merasa kesakitan dan perih karena terkoyak. Jika sudah begini maka akan membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhan.

4. Para pakar kesehatan mengatakan, saat terjadi penetrasi dikhawatirkan akan ada udara masuk ke dalam rahim sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan bahkan bisa mengantar pada kematian.
Jadi, ada baiknya Anda dan istri sedikit bersabar untuk menikmati jima yang sehat dan aman secara syar’i.

“Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam,” (HR.Tirmidzi no.135, Ibnu Majah no.639).

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*