Djoko Waluyo 07/05/2014

Tergiur Kemolekan Anak TiriPOSKOTA.CO – M. Bisri, warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan Jakarta, seharusnya menjadi bapak yang melindungi anaknya. Tapi ulah justru sebaliknya, pria bejad ini tega menerkam anak tirinya yang masih berusia 15 tahun.

Sebut saja Mawar, bukan nama sebenarnya diterkam (dipaksa) melayani hasrat biadab bapak tirinya setiap hari. Jika menolak diancam diusir bahkan dibunuh. “Saya kalau menolak nggak dibiayai sekolah,” ungkap korban lirih.

Kasubag Humas Polres Pasuruan, AKP. Suprihatin mengungkapkan, perbuatan yang dilakukan oleh Bisri itu sejak tahun 2011 silam, saat korban masih duduk di bangku kelas 1 SMP.

Sejatinya korban sendiri sempat menolak permintaan pelaku. Namun, korban yang kala itu masih berumur 15 tahun itu tak kuasa menolaknya, lantaran pelaku mengancam tidak akan membiayai semua keperluan sekolah korban tersebut.

“Usai puas menyetubuhi korban. Ternyata pelaku kembali mengancam korban untuk tidak menceritakan aksi bejatnya itu kepada siapa pun,” ucap Suprihatin.

Lebih lanjut, ia menambahkan, korban akhirnya tak kuat memendam rasa pilu yang dideritanya akibat perbuatan bejat ayah tirinya itu kepada dirinya. Sehingga pada tanggal 29 April lalu, tabir aksi bejat pelaku mulai terkuat. Setelah
korban akhirnya menceritakan penderitaannya itu kepada saudaranya.

“Oleh saudaranya, cerita dari korban itu kemudian dilanjutkan kepada ibu korban. Sehingga kemudian saudara dan ibu korban bertekat melaporkan perbuatan asusila itu kepada pihak kami,” terangnya.

Mendapati adanya laporan pencabulan, keesokan harinya pihak kepolisian setempat langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. “Saat kami interogasi, pelaku mengakui kalau dirinya memang telah melakukan perbuatan bejatnya itu kepada anak tirinya dengan berulang kali,” imbuhnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*