harmono 20/07/2016

POSKOTA.CO – Waspadai, duduk sering gelisah dan tak nyaman, ditambah dengan rasa nyeri bagian pinggang. Pakar kesehatan mengatakan, bisa jadi itu gejala batu ginjal.

“Salah satu gejala adanya batu ginjal adalah, rasa tidak nyaman bahkan rasa sakit (kolik) di bagian pinggang. Rasa sakit dan tidak nyaman ini membuat seseorang biasanya sulit duduk dengan tenang,” kata dr Charles Martamba Hutasoit SpU dalam temu media di RS Siloam Kebon Jeruk, Jl Raya Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (20/7).

Dokter dari RS Siloam Kebon Jeruk ini mengatakan, kalau batu ginjal itu bisa ada di ginjal, saluran kencing atau bahkan di kandung kemihnya. Biasanya kalau ada batu itu gejala awal sakit pinggang, duduk nggak enak, gelisah, lama-lama jadi kolik atau rasa sakit.

Dijelaskan dr Charles, sakit pinggang pada batu ginjal berbeda dengan sakit pinggang akibat adanya masalah otot. Pada sakit pinggang karena batu ginjal, perasaan nyeri atau tak nyaman tetap ada bahkan setelah mengubah posisi duduk. “Kalau nyeri pinggang karena otot itu bisa hilang setelah ganti posisi duduk. Tapi nyeri pinggang karena batu tidak hilang, sudah duduk dimiringin ke kiri, kanan juga masih nyeri,” paparnya.

Dilanjutkan dr Charles, gejala batu ginjal bisa muncul kapan saja terutama pada kelompok usia di atas 45 tahun. Batu ginjal terjadi akibat adanya endapan dari sisa metabolisme tubuh (urine) yang terkristalisasi dan mengeras, membuatnya jadi mirip batu.

Selain sakit pinggang, beberapa gejala batu ginjal antara lain nyeri ketika buang air kecil, kencing berdarah, hingga anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas. dr Charles mengatakan jika gejala ini sudah berlangsung beberapa hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. “Setelah itu baru ditentukan apa penyebabnya, jenis batunya dan metode pengobatannya. Apa bisa pakai obat saja atau harus operasi,” tambahnya.

Teknik Gelombang Kejut
Sementara itu dr Johanus W Soelistyo SpU dari RS Siloam Kebon Jeruk lainnya mengatakan, salah satu teknik operasi untuk batu ginjal yang populer adalah Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Menggunakan gelombang kejut, batu ginjal dihancurkan menjadi pecahan kecil agar dapat keluar melalui saluran kencing. “Jadi ditembaknya dengan gelombang suara kejut ya. Setelah batu hancur nanti dia keluar sendiri melalui kencing. Jadi praktis tanpa pembedahan,” ungkap dr Johanus. (*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*