harmono 10/06/2017
Panitia pelaksana santunan anak yatim usai rapat di Kantor DPD Partai Kota Depok, baru-baru ini. Acara santunan anak yatim se-Kota Depok ini rencananya akan digelar pada 16 Juni 2017.

POSKOTA.CO – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Depok berencana santuni lima ribu anak yatim se-Kota Depok pada 16 Juni mendatang. Acara yang digelar di salah satu hotel di Jalan Margonda Raya, Depok itu merupakan rangkaian kegiatan di bulan Ramadan 1438 Hijriah. Pihak DPD Partai Golkar Depok dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas politik.

“Santunan anak yatim saja, tidak ada embel-embel apa-apa, meskipun nanti insya Allah banyak tokoh yang hadir,” jelas Sekjen DPD Partai Golkar Kota Depok Dindin Saprudin kepada wartawan, baru-baru ini, di kantor DPD Partai Golkar Kota Depok.

Dindin menambahkan, sejumlah tokoh yang dipastikan hadir dalam santunan tersebut, di antaranya Ketum Partai Golkar Setya Novanto dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Kendati demikian, tak ada unsur politis dalam acara bertema ‘Indahnya AMPG Berbagi’ itu. “Acara ini digelar oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), dan sekali lagi tidak ada unsur politis di dalamnya,” tegas Dindin.

Teknisnya, menurut Dindin, nantinya pengurus kecamatan dan kelurahan akan membawa anak yatim yang ada di wilayahnya masing-masing. “Tujuannya adalah menyebarkan rasa kasih sayang di bulan Ramadan, khususnya untuk anak yatim,” tambah Dindin.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Acara Zhul Fikri mengatakan, selain santunan anak yatim, rangkaian acara di bulan Ramadan, seperti Tarawih keliling dan pembagian takjil, juga akan digelar. Rangkaian acara tersebut dilakukan Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi A Rafiq di 11 kecamatan. Juga pembagian 100 takjil setiap hari mulai 9 Juni selama 15 hari di depan Kantor DPD Partai Golkar Kota Depok. “Harapan kami tentu acara ini akan menjadi berkah di bulan Ramadan,” ujar Zhul Fikri. (*/arya)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :