taher 27/07/2017

POSKOTA.CO – Menyambut Hari Kemerdekaan RI, Polda Metro Jaya menghapus biaya balik nama kendaraan dan denda bagi masyarakat yang telat membayar pajak kendaraan bermotor miliknya.

Ketentuan ini berlaku mulai 19 Juli hingga 31 Agustus 2017, ujar Direkrut Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra. ” Yang dibebasin cuma denda pajak yang tahun-tahun sebelumnya tidak di bayar. Kalau pajaknya tetep bayar,” ujarnya, Rabu(26/7)

Program ini mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 34 Tahun 2017. Yakni tentang Penghapusan Bea Balik Nama Kendaran Bermotor dan Penghapusan Sanksi Administrasi Atas Keterlambatan Pembayaran Pajak.

“Kegiatan ini untuk menarik para wajib pajak agar sadar dan taat bayar pajak. Jadi bukan hanya mengejar target belaka,” ujarnya.

Masyarakat, ujarnya, bisa menikmati program tersebut dengan langsung mendatangi kantor Samsat di seluruh daerah di Provinsi DKI Jakarta, Unit Pelaksana Teknis, gerai, atau saat program Samsat Keliling (Samling) dan pembayaran melalui sistem Samsat online (E-Samsat).

Khusus untuk proses bea Balik Nama wajib pajak dianjurkan untuk langsung mendatangi kantor Samsat terdekat, karena harus melewati tahapan-tahapan khusus seperti proses pelayanan Cek Fisik dan pendaftaran di loket BBN II.

“Untuk proses perpanjangan pajak tahunan bisa diproses langsung ke gerai Samsat atau di Samling, namun jika balik nama harus ke gedung Samsat,” tuturnya.

Tak lupa Halim Pagarra menghimbau wajib pajak untuk memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah meminta bantuan pada oknum calo karena pelayanan Samsat kini makin modern dan Inovatif.

“Manfaatkan program ini dan kami minta agar tidak mempercayakan pengurusan berkas kendaraan dengan oknum calo ya, karena petugas kami selalu siap membantu anda,” jelasnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :