harmono 04/07/2019

POSKOTA.CO – Pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakata Utara bikin kecewa warga Pademangan Barat, Jakarta Utara, karena dianggap mengabaikan warga yang ingin menarik kembali dokumen asli Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung (PTSL).

“Ketika ingin menarik kembali dokumen asli, warga dibikin mondar-mandir di Kantor BPN. Jelas saja, warga RT 01/RW 11 Kelurahan Pademangan Barat sebagai pemohon program Pendaftaran Tanah Sistimatis Langsung (PTSL) merasa diabaikan dan kecewa,” tandas salah seorang warga yang tidak mau disebutkan.

“Saya mengurus PTSL ini sejak 10 Agustus 2018, sudah menyerahkan dokumen asli ke Kantor BPN Jakarta Utara. Ini bukti tanda terima dokumennya,” tambah warga tersebut sambil memperlihatkan tanda terima.

Kemudian, katanya, pada 14 Juni 2019 dapat informasi dari Niko, pejabat BPN Zona Pademangan Barat, bahwa lokasi tersebut saat ini belum dapat diproses PTSL dengan alasan sebagian tanah tersebut akan diteliti kembali batasan kepemilikan tanah PJKA.

Merasa permohonan belum dapat diproses, pemohon ingin menarik kembali dokumen asli yang pernah diterima pihak BPN Jakarta Utara.

Sampai Kamis (4/7/2019), pemohon merasa diabaikan oleh pejabat BPN Jakarta Utara khususnya yang menangani wilayah Pademangan Barat, karena pemohon gagal menarik kembali dokumen asli tersebut dengan alasan yang tidak jelas alias mengada-ada.

Awalnya Niko mengatakan, dokumen asli ada sama Niken, pejabat dokumen BPN Zona Pademangan Barat. “Ketika saya temui, Niken malah memberikan penjelasan kepada saya bahwa sudah menyerahkan dokumen tersebut kepada Ketua RT 01/011 Kelurahan Pademangan Barat,” ujar warga tersebut yang juga sebagai pemohon.

Anehnya, Ketua RT 01/011 setelah dihubungi pemohon, menjelaskan, tidak terima dokumen asli tapi hanya berupa foto kopi. Selanjutnya, Niken kembali minta pemohon untuk menghubungi pejabat lainnya di BPN Jakarta Utara, dengan alasan dia sedang cuti kerja.

Secara profesional seharusnya BPN Jakarta Utara mengembalikan dokumen asli milik warga dengan menarik kembali tanda terima yang sudah dikeluarkan, serta menyerahkan seluruh dokumen yang pernah diserahkan ke BPN Jakarta Utara. (*/oko)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*