DANDIM PESTA NARKOBA, DIGREBEG KASDAM – Poskota.co

DANDIM PESTA NARKOBA, DIGREBEG KASDAM

Mayjen Agus
Mayjen Agus

POSKOTA.CO – Kolonel Jefri Oktavianus Rotty, Dandim Makassar bikin malu TNI. Sebagai penguasa daerah seharusnya memberi contoh yang baik, bukan mengajari nyabu dan anak buahnya disuruh menjaganya.

Pesta narkoba di hotel Dandim bersama anak buahnya berpangkat Letnan Kolonel dan dua wanita bening (cantik) digrebeg oleh Kasdam Brigjen Supartodi. Saat jendral bintang satu itu hadir, anak buahnya yang berada di lobi hotel kabur.

Pangdam Wirabuana Mayjen Agus Surya Bhakti pada wartawan saat meninjau pembangunan kantor Koramil di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (7/4/) Dandim tersebut ditangkap pada Rabu (6/4) dini hari.

Saat Denpom TNI di bawah Komando Kasdam Brigjen Supartodi datang ke lobi hotel, prajurit TNI yang berjaga kabur. “Kurang ajar ada prajurit TNI yang jaga komendannya pesta Narkoba. Tidak ada ampun bagi yang terlibat,” tegas Agus.

Selain Kolonel Jefri, Letkol Budi Imam Santoso juga dibekuk. Sementara lima orang sipil lainnya, dan ada perempuan diserahkan ke Polda Sulsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.