harmono 03/04/2017

 

Enam pelaku pengeroyokan hingga tewas digelandang ke Mapolsek Metro Tambora Jakarta Barat.
Enam pelaku pengeroyokan hingga tewas digelandang ke Mapolsek Metro Tambora Jakarta Barat.

POSKOTA.CO – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap enam pelaku pengeroyokan hingga korban meninggal dunia di Gang Pasti RT 11/5 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora Jakarta Barat Kompol M Syafi’i SIK mengatakan, enam pelaku yang diamankan berinisial, AR, MF, RPA, AJR, MYF dan DP. Sedangkan tiga teman lainnya masih melarikan diri dan masuk status Daftar Pencarian Orang (DPO) yang kini dalam pengejaran anggota.

Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (2/4), saat itu saksi Fahrul dan Agam melihat EN (korban) keluar dari Gang Pasti RT 11/5 dalam keadaan mabuk, diduga pengaruh minuman keras/obat, dan ditegur serta digeledah karena mencurigakan.

Pada saat itu korban beralasan sedang mencari motornya yang hilang jenis trail. Saksi kemudian mengarahkan korban untuk pulang, namun korban kembali masuk ke Gg Pasti dengan membawa pisau bertemu orang tua angkat korban dengan alasan mau mencari motornya.

Dalam waktu kurang lebih satu jam terdengar warga ribut-ribut keluar dari gang membawa korban menggunakan gerobak dalam keadaan terluka, dan mengatakan bahwa korban hendak mencuri motor.

Para saksi kemudian melaporkan ke Polsek Tambora, dan Buser berupaya menyelamatkan korban dengan membawa ke Rumah Sakit Tarakan. Setelah menjalani perawatan medis, namun korban akhirnya meninggal dunia.

Selanjutnya Reskrim Polsek Tambora melakukan penyelidikan, dengan berbekal keterangan saksi dan masyarakat sekitar, akhirnya berhasil mengamankan enam orang yang diduga terlibat melakukan pengeroyokan dalam waktu kurang dari tiga jam.

“Kasus tersebut merupakan kasus pidana murni, walaupun keluarga tidak menuntut proses hukum secara langsung,” kata Kompol M Syafi’i.

Kapolsek Tambora mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah berperan aktif membantu Polri dalam pengungkapan kasus ini. Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, terhasut dan main hakim sendiri. “Dalam negara hukum semua harus patuh dan taat kepada aturan dan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, Kompol M Syafi’i mengajak warga untuk wujudkan kamtibmas yang kondusif di Tambora dengan mempererat persatuan dan kesatuan, mensyukuri adanya perbedaan, keberagaman, kebhinekaan sebagai rahmat Allah Swt. (*/hariri)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :