taher 29/05/2015
Bos koran Harian Terbit
Bos koran Harian Terbit

POSKOTA.CO – Alex Usman, pemilik koran Harian Terbit, juga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan UPS, bakal diperiksa polisi sebagai saksi terkait kasus baru pengadaan printer dan scanner di wilayah Jakarta Barat, tahun anggaran 2014.

Dalam perkara dugaan korupsi pengadaan printer dan scanner di sejumlah sekolah Jakarta Barat, polisi menemukan anggaran siluman Rp 150 milyar. Pengusutan kasus ini sudah masuk ke tingkat penyidikan.

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Ahmad Wiyagus mengungkapkan, kasus ini bagian dari rangkaian pengusutan Polri terhadap dugaan anggaran siluman di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dua orang saksi, yakni Hotman Sinaga yang merupakan pejabat perusahaan yang menjadi vendor dan Yuni Astuti, Kepala Sekolah SMAN 17 Jakarta Barat, sudah dimintai keterangan penyidik Bareskrim.

Brigjen Pol Wiyagus menyebutkan tak menutup kemungkinan Alex Usman juga diperiksa sebagai saksi. “Tunggu perkembangan penyidik, siapa-siapa yang bakal diperiksa,” kilahnya.

Informasi yang dihimpun , kasus ini adalah tindaklanjut atas laporan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terhadap dugaan adanya “anggaran siluman” di dalam APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sejauh ini, ada dua perkara yang diusut yaitu dugaan korupsi pengadaan UPS; dan pengadaan printer dan scanner.

Dikabarkan setelah Alex diinapkan di Bareskrim karena melahap anggaran UPS, koran yang baru setahun lebih dibeli mulai goncang. Sejumlah reporter Harian Terbit diminta mengundurkan diri, termasuk orang kepercayaan Alex saat membeli media kelompok poskota. “Ya kami diminta mengundurkan diri sama puterinya pak Alex,” ungkap seorang wartawan.

Sementara itu, Rina, puteri Alex yang dikonfirmasi lewat telepon selularnya 0812134xxxxxx tak mau berkomentar. Meski di SMS tak mau membalas katerangan soal keresahan wartawan yang belum lama dibinanya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*