harmono 27/09/2017

POSKOTA.CO – Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara (Subangut), Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelenggarakan “Bimbingan Teknis di Bidang Perkeretaapian”, yang berlangsung di Hotel Polonia, Medan, baru-baru ini.

Direktur Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub DR Eddy Nursalam yang membuka kegiatan bimtek ini menyampaikan, pembangunan perkeretaapian di kawasan Subangut yang meliputi Aceh, Sumatera Utara dan Riau, harus terus dipacu. Sebab selain menjadi program nasional, tersambungnya ketiga provinsi tersebut melalui jalur kereta api, memiliki nilai strategis.


Menurut Eddy, kegiatan bimtek ini untuk memacu dan mematuhi pekerjaan tepat waktu, dalam melakukan pekerjaan adalah wajib. Kualitas dan kuantitas syarat mutlak yang harus dipenuhi. Sementara keselamatan harus tetap terjaga, baik sumber daya manusia (SDM) maupun operasional.

“Saya ingin semua pemamgku kepentingan perkeretaapian melakukan kerja sama yang baik, sehingga program pemerintah pusat di bidang pembangunan infrastruktur ini terlaksana dengan cepat dan baik. Lintas kereta api dari Aceh ke Lampung harus selesai sesuai rencana,” tandasnya.


Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Subangut selaku pelaksana kegiatan, Amanah Gaffa, meminta agar para kontraktor bekerja lebih agresif dan serius dalam melaksanakan pekerjaan.

“Saat ini, progres yang sudah dicapai baru 48 persen. Dari skala nasional angka tersebut memang masih aman,” ungkap Amanah

Amanah Gaffa yang baru menjabat dua bulan sebagai kepala balai ini, mengapresiasi tiga rekanan yang progresnya sangat luar biasa dalam melaksanakan pekerjaan, salah satunya antara lain PT Usaha Multi Guna yang dipimpin Freddy Gondo Wardoyo, di mana pekerjaannya dilapangan telah mencapai 100 persen.

Di lain pihak, Ketua Umum Himpunan Kontraktor Perkeretaapian (Hikkapi) Abdurahman berharap, kegiatan ini bisa bermanfaat bagi anggotanya.

“Saya berharap kue APBN sektor perhubungan di Subangut ini, bisa dinikamati oleh para pengusaha kecil dan dan daerah. Jangan hanya dinikmati para pengusaha besar,” tegasnya

Kegiatan yang dilakukan selama dua hari ini, diikuti oleh para rekananan, serta berbagai dinas yang terkait masalah perkeretaapian. (*)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :