BAYI USIA 4 BULAN DICULIK DI SENEN – Poskota.co
Saturday, September 23

BAYI USIA 4 BULAN DICULIK DI SENEN

ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Petugas Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan penculikan bayi berjenis kelamin perempuan berusia 4 bulan di sekitar Pasar Senen Jakarta Pusat.

“Kami sudah menerima laporan dan sekarang masih penyelidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Selasa dini hari.

Krishna menjelaskan bahwa petugas Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan penculikan sekitar pukul 20.00 WIB pada tanggal 23 Februari 2016.

Diketahui balita itu merupakan putri pasangan Dahlan dan Dian Ekawati.

Krishna mengungkapkan bahwa pelaku membawa balita itu saat ibu korban mengambil uang pada mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sekitar Pasar Senen.

“Saat ini petugas telah menyebar pada beberapa lokasi untuk memburu pelaku,” kata Krishna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)