harmono 21/11/2016

POSKOTA.CO – Tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) terus dipantau, salah satu yang menjadi perhatian di layanan surat izin mengemudi Polres Batang, Jawa Tengah.

Imbasnya, tingkat kelulusan pemohon SIM sangat minimal. Kapolres Batang, AKBP Joko Setiono, mengatakan, setiap hari, rata-rata 50 orang mengajukan permohonan SIM.

“Akan tetapi, pemohon yang lulus dalam ujian teori hanya 10 orang,” kata Joko, dikutip Antara, di Batang, Jumat (18/11/2016). Sepuluh orang itupun belum tentu bisa mendapat SIM. Sebab, kata dia, pemohon masih harus mengikuti ujian praktik.

ILUSTRASI
ILUSTRASI

Joko yang didampingi penguji teori, Aiptu Purwantomo, mengatakan, polres hanya mengikuti peraturan saja. Sehingga, petugas tidak berani melanggar ketentuan. Apalagi ada tim Sapu Bersih Pungli yang telah dibentuk polres.

“Sebenarnya, kami kasihan masyarakat yang ingin mengajukan permohonan SIM karena banyak mereka yang tidak lulus ujian. Tapi, kami tidak bisa berbuat membantu pemohon untuk meluluskan ujian selain harus lulus ujian teori maupun praktik,” katanya.

Pemohon SIM B, Jumantoro, mengaku dibuat repot untuk mengajukan permohonan maupun perpanjangan surat izin mengemudi. “Bagaimana kami tidak repot untuk mengurus perpanjangan SIM yang bertele-tele,” katanya.

Dia harus meluangkan waktu untuk sekadar perpanjangan SIM. Padahal, sebagian besar sopir seperti dirinya, sering berada di luar kota.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*