harmono 18/06/2014
Sejumlah pelajar terjaring razia polisi di hotel. (DOK)
Sejumlah pelajar terjaring razia polisi di hotel. (DOK)

POSKOTA.CO – Sebanyak 22 pasangan muda-mudi terjaring razia pengamanan persiapan menyambut Ramadhan, yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Padang, Selasa malam.

“Kita berhasil mengamankan sebanyak 22 pasangan dalam razia yang dilakukan di berbagai tempat untuk persiapan jelang Ramadhan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Andre Algamar, didampingi Kasi Trantib Amrizal Rengganis, Selasa malam.

Ia mengatakan, sejumlah pasangan itu ditangkap di lokasi yang telah dipetakan sebagai tempat yang diduga dapat merusak nilai kebaikan pada saat Ramadhan.

“Mereka diamankan di kawasan Pantai Padang, di dalam payung rendah, dan tenda ceper,” ujarnya.

Untuk menyambut Ramadhan yang akan datang, pihak Satpol-PP sengaja menggelar razia, sebagai teguran dan peringatan jika tempat tersebut akan diberikan pengawasan ketat.

Sementara Amrizal Rengganis menyebutkan, 22 pasangan yang tertangkap itu, ditahan sesuai ketentuan penahanan Satpol-PP, untuk kemudian dilakukan proses lebih lanjut.

“Kepada yang tertangkap, akan dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Jika ada yang terbukti sah dan meyakinkan terdapat pekerja seks komersial (PSK), maka akan dikirim ke Panti Rehabilitasi Andam dewi, Sukarami, Kabupaten Solok,” katanya.

Rengganis juga mengatakan, dari 22 pasangan yang diamankan Satpol-PP itu, terdapat beberapa orang yang berstatus sebagai pelajar, dan mahasiswa aktif di perguruan tinggi negeri, dan swasta di Kota Padang.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau agar orang tua juga berperan dalam melakukan pengawasan terhadap anak.

Karena mengingat dalam razia Satpol-PP, sebahagian besar yang terjaring adalah para muda-mudi, yang masih menjadi tanggung jawab orang tua.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*