oleh

Ratusan Personel Brimob Polda Jabar Lakukan Donor Darah saat Pandemi Corona

-Nasional-123 views

POSKOTA.CO – Stok darah di Palang Merah Indoensia (PMI) Bandung semakin menipis imbas virus Corona. Untuk mengantisipasi kelangkaan stok darah, ratusan personel Brimob Polda Jawa Barat melakukan donor darah.

Aksi donor darah dilakukan di Mako Sat Brimob Polda Jabar di Cikeruh, Kabupaten Sumedang pada Kamis (9/4/2020). Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi beserta pejabat utama Polda Jabar turut mendonorkan darahnya. “Donor darah ini menyikapi menipisnya stok darah yang ada di PMI. Maka seluruh anggota yang sehat agar ikhlas mendonorkan darahnya,” ucap Irjen Pol Rudy.

Irjen Pol Rudy menuturkan ada 350 anggota Brimob yang melakukan donor darah. Selain itu, Kapolda juga meminta polres-polres jajaran untuk melakukan kegiatan donor darah yang sama. “Hari ini diperkirakan akan terkumpul 350 kantong darah dan akan diteruskan oleh masing-masing Polres, sehingga diperkirakan akan terkumpul lebih dari 10.000 (sepuluh ribu) lebih kantong darah dari Polda Jabar,” kata Irjen Pol Rudy.

Seperti diketahui, PMI mengaku kekurangan stok darah saat pandemi Corona. PMI tak bisa menyetok lagi seperti hari-hari biasanya. “(Stok darah) Lagi kosong, kalaupun ada yang donor, besok langsung didistribusikan di rumah sakit. Nggak bisa nyetok untuk PMI. Misalkan hari ini ada yang donor, langsung keluar (didistribusikan). Biasanya kita bisa nyimpan. Nggak ada yang bisa disimpan,” ucap staf pengambilan darah Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bandung Muty.

Muty mengatakan kondisi ini terjadi sejak pandemi Corona dan imbauan social distancing dari pemerintah. Sehingga tak banyak yang datang untuk melakukan donor darah.

“Ini kondisi ini semenjak social distancing pas Corona. Kita tiap harinya banyak kegiatan di-cancel. Biasanya lima acara dalam satu hari. Ini dari bulan Maret pertengahan. Sebelum-sebelumnya aman,” kata dia.

“Ini baru pertama kali dalam sejarah nggak ada stok. Biasanya kondisi kayak gini menjelang lebaran stok menurun. Tapi masih ada stok. Kalau sekarang bener-bener nggak ada stok,” kata Muty menambahkan. (***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *