oleh

Rasa Kemanusiaan Kepala Pasar Jaya yang Religius Dipertanyakan

-Nasional-643 views

POSKOTA.CO – Yockie Hutagalung, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/4/2020), mempertanyakan rasa kemanusiaan Kepala Pasar Jaya Arief yang sekilas dikenal sebagai sosok yang religius, ternyata raja tega.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Jakarta bakal terjadi lagi secara masal akhir bulan ini. Jumlahnya mencapai 1500. Mereka berasal dari perusahaan parkir. Cuma, PHK ini tidak selalu dikaitkan dengan penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) menyusul adanya pandemi Covid 19

Tapi, PHK yang terjadi sekitar 1.500 jukir dan karyawan perusahaan parkir yang mengelola pasar-pasar di bawah Perumda Pasar Jaya, akibat lelang yang dipaksakan oleh Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin.
“Bos berambisi mentuntaskan lelang parkir bulan awal Mei ini juga, sehingga pertengahan Mei perusahaan pemenang tender bisa langsung operasional,” bisik sebuah sumber kepada wartawan

Sumber internal yang enggan disebukan namanya cuma bisa mengelus dada. “Kasihan mereka,” tambahnya sambil menghela nafas panjang.

Padahal, menurut dia, para jukir saat ini terus bekerja demi mengisi pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah Jakarta (PAD). Mereka tidak pedulikan virus corona yang mematikan, yang saat ini jadi pademik menggerogoti wilayah Jakarta.

“Apa Arief Nasrudin lupa, mereka yang di luar, rentan kena virus. Apa dia mau tanggungjawab bila mereka terjangkit,” jelas sumber itu mengelus-elus dada. Dia mengaku prihatin atas sikap Perumda Pasar Jaya yang tetap menagih setoran per bulan, kendati Jakarta terpenjara oleh PSBB dan sebagian besar pasar tutup.

Yockie Hutagalung, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/4/20), mempertanyakan kemanusiaan Arief yang sekilas dikenal sebagai sosok yang religius.

“Kok ngotot kali harus lelang di bulan ini. Seperti tidak ada lagi hari esok,” jelas Yockie dengan logat medan yang kental. Buat dia, sikap keras Arief merampungkan lelang April ini, menimbulkan tanda tanya besar.

Yockie Hutagalung

“Ada pressure yang kuat membuat dia tidak berdaya harus rampung April dan Mei pemenang beroperasi,” lanjut Yockie yang dikenal akrab dengan beberapa jenderal ini.

“Apa sih ruginya ditunda sampai Juni yang diperkirakan pandemi corona akan berkurang,” ujarnya menggeleng-gelengkan kepala.

Menurut Yockie, 1500 jukir dan karyawan itu tergabung dalam organisasi Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo,). Organisasi ini umumnya mengelola 96 parkir di Perumda Pasar Jaya.

“Merekalah yang selama ini berada di garda depan meningkatkan PAD Jakarta lewat retribusi parkir. Kok mereka dizolimi dengan cara-cara yang tidak fair play,” tegas Yockie yang juga sebagai Dewan Pembina Aspeparindo.

Buat dia, lelang yang aneh, bila peserta yang tidak bisa menunjukkan KTP, password salah sampai 4 kali, tidak hadir dalam pembukaan dokumen dan legalitas, bisa lolos ke tahap berikutnya.

“Ise do mangatur nagara on,” ujarnya mengutip pepatah pengusaha Batak yang sangat terkenal, DR. TD Pardede, yang menyebutnya uang yang mengatur negara ini.

Bahkan, tambahnya, ada anggota Aspeparindo yang terikat kontrak sampai Oktober mendatang. “Tapi bila pemenang diputuskan April ini, apa iya disingkirkan juga?” tanya Yockie menyayangkan sikap Arief yang kebelet menuntaskan lelang saat PSBB ini.

Yockie menjamin anggotanya taat hukum. Semua dilakukan sesuai peraturan yang berlaku.

“Jangan khawatir bro Arief, kami tidak akan menguasai pengelolaan parkir di pasar jaya dengan cara-cara yang melanggar hukum,” ujarnya berpesan dengan nada sinis. Sementara itu hasil pantauan media ini melalu jejak digital, proses lelang yang saat ini memasuki tahap penjelasan proposal tehnis dan keuangan, terlihat sekali settingannya. Peraturannya berubah-ubah.

Akal-akalan semakin kentara karena pembukaan dokumen tehnis dan keuangan hanya dilakukan tim tehnis BC dengan peserta yang bersangkutan. Tidak dibuka secara umum yang dapat dilihat semua peserta. Cara ini sengaja dibuat agar calon pemenang dapat mengintip penawaran sehingga bisa unggul.

Selain itu untuk mengisikan mengoalkan calon pemenang yang dijagokan, berbagai strategi dilakukan, misalnya saja untuk POC NASA(Proof off consep) yang harus dilakukan dengan meninjau lapangan, panitia menjawab enteng.”Cukup memanfaatkan data potensi pasar” Peraturan pun berubah-ubah, antara lain pengumuman pemenang diundur jadi 5 Mei (Lian/Ajis/tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *