harmono 27/11/2017

POSKOTA.CO – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman yang dimintai pendapat soal adanya oknum yang melegalkan lahan parkir di kawasan Sunter Podomoro menegaskan, Gubernur DKI Anies Baswedan untuk mengevaluasi lagi pejabat dinas perhubungan yang memberikan izin lahan kosong di luar pasar dijadikan tempat parkir liar.
Kepada wartawan MCWnews.com, Prabowo meminta pihak Dishub menempatkan orangnya yang mampu menata perparkiran ibukota sebagai keindahan dan tak membuat kesemrawutan. ” Di Sunter Podomoro sudah ditertibkan sekarang diubah jadi lahan parkir yang dilegalkan, apa tindakan dishub,” tandas Prabowo.

Prabowo Soenirman

Kawasan Pasar Sunter Podomoro Jakarta Utara semrawut dan menyebabkan kemacetan lalulintas akibat munculnya lahan parkir dadakan. Sebelumnya lahan ini sengaja dikosongkan dari pedagang liar, alasannya untuk menyambut penilaian Adipura. Tapi kenyataannya dijadikan lahan parkir legal.
Modusnya dengan cara memasang rambu resmi parkir bertuliskan hurup P warna biru. Serta nenempatan jukir dengan tanda pengenal resmi. Padahal, di dalam pasar sendiri sudah tersedia lahan parkir resmi yang cukup luas.
Keluhan masyarakat sudah dilayangkan ke Theodor Sianturi Kepala Unit Pengelola Parkir Dinas Perhubungan dan Transportasi ( Dishubtrans) DKI Jakarta, namun tak ada reaksi apalagi tanggapan untuk perbaikan. Karena itu, warga melapor ke DPRD DKI. “Di pasar itu sudah ada lahan parkir luas,” tandas warga.
Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansah yang dihubungi jurnalis Ikatan Media Online (IMO) terkejut dikonfirmasi masalah ini. Dia berterima kasih atas informasi ini. “Saya akan cek ke lapangan. Dasarnya apa dilegalkan untuk parkir ?” Tandasnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :