harmono 24/12/2017

“Zulkifli Hasan mengusung Suyoto
untuk Cagub Jatim sekadar dagelan
yang siap untuk kalah di Pilgub Jatim 2018.”

 

Oleh: Ical Syamsuddin
Pegiat Antikorupsi (DPP LAKRI)

 

KEJUTAN yang membuat seseorang tersakiti ketika infonya Partai Gerindra mengusung Moreno Suprapto sebagai calon gubernur Jawa Timur.

Sebelum Moreno, Ketua Kadin Jawa Timur Ir H La Nyalla Mahmud Mattalitti juga sempat diberikan surat tugas dengan Gerindra untuk mencari dukungan parpol di Jawa Timur.

Sesuatu yang melukai hati seseorang seharusnya tidak dilakukan oleh sang negarawan — dalam hal ini, Gerindra dan Prabowo itu sendiri terhadap diri cagub yang diusung sebelumnya, setelah dirinya menerima surat tugas yang diterima La Nyalla Mattalitti sepekan silam. Justru saya malah menilai bahwa Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto, dengan mengusung cagub lain dari sebelumnya yakni Moreno yang diusung Gerindra untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur, merupakan bentuk pelecehan dan assassination caracter terhadap La Nyalla Mattalitti.

Dengan itu Gerindra yang dinahkodai Prabowo sangat berpengaruh negatif terhadap kepentingan partainya menuju 2019 mendatang, dengan cara seperti itu sudah sangat tersinggung perasaan dan semangat maju kadernya itu. Namun saya sudah mendulang dalam hal ini Gerindra dan Prabowo tengah bermain-main monopoli di atas lembaran surat yang ia terbitkan itu, dan baru kali ini saya melihat ada partai politik seperti Gerindra yang memberikan surat tugas kepada calon yang diusung, seharusnya kalau Gerindra serius hendak mendukung La Nyalla, tentunya bukan surat tugas yang diberikan kepadanya untuk mencari partai pendukung atau koalisi. Pasalnya pihak Gerindra-lah yang berjibaku membantu melobi partai koalisi untuk cagub yang akan ia usung, yakni La Nyalla setelah diterbitkannya surat tugas tersebut.

Cara yang dilakukan Prabowo dan Gerindra itu sepertinya akan berdampak buruk, dan menjadi preseden yang sepertinya juga sangat rugi besar terhadap Gerindra dan kelangsungan Prabowo ke depannya. Apabila Gerindra tetap ngotot mempertahankan sikap seperti itu.

Menyarankan, sebaiknya Prabowo dan Partai Gerindra laiknya mempertimbangkan kembali terkait dukungannya terhadap Moreno untuk maju Pilgub Jawa timur itu.

Sebab, La Nyalla sangat berpengaruh positif terhadap Partai Gerindra, pasalnya beliau memiliki basis massa yang kuat dan riil di Jawa Timur, terutama kekuatan basis akar rumput yang mumpuni di kalangan santri, pemuda dan mahasiswa.

Fenomena Pilgub Jawa Timur diwarnai adanya dugaan pengecoh yang cenderung membuat kekacauan konstalasi yang mengarah kepada sikap Zulkifli Hasan yang sekretarian dan tidak negarawan itu begitu ambisinya mengusung cagub dari partainya — PAN yang diusung siap kalah untuk menjegal pencalonan La Nyalla yang ditugaskan Gerindra untuk mencari paslon dari partai lain (PAN, PBB dan PKS). Saya berkeyakinan dengan tampilnya La Nyalla akan mengubah konstalasi politik di Jawa Timur, sebab beliau begitu besar pengaruhnya di tengah masyarakat Jawa Timur, dan membuat kedua cagub yang dikatakan adalah lawannya diyakinkan merasa frustrasi dan kebakaran jenggot menghadapi La Nyalla di Pilgub Jawa Timur mendatang. (*)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :