harmono 27/02/2018

POSKOTA.CO – Untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah 2018 di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah yang aman dan damai, Kepolisian Resor (Polres) Donggala, menggelar Tablig Akbar Satgas Nusantara, ‘OPS Mantap Praja Songu Patuju 2018.’ Kegiatan yang terlaksana atas inisiatif Polres Donggala.

Gagasan Kapolres mendapat sambutan hangat dari pihak terkait di antaranya, KPU Donggala, Panwaslu dan ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati donggala priode 2018-2023, beserta para simpatisan dan masyarakat umum.

Acara yang dilaksanakan di Tugu Kelapa Mas Polsek Banawa, dihadiri Kapolda Sulteng beserta jajarannya, Pelaksana Tugas Bupati Donggala dan Kajari donggala, Dandim 132 Tadulako Palu diwakili Wakadandim, serta Ketua KPU dan Ketua Panwaslu Donggala dan penceramah kondang, Ustaz DR H Das’ad Latif SSos, SAg, MSi, didampingi Ustaz Prof DR H Zainal Abidin MAg yang merupakan ketua MUI Kota Palu, serta Habib Abdurahman Al Jufri SPdI. Selain itu, hadir juga tiga paslon cabup dan wabup Donggala beserta tim pemenangan.

Dalam arahannya, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs I Ketut Argawa SH, MH, MM mengungkapkan, tanggung jawab penuh pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam Pilkada 2018 di wilayah Sulteng.

Sementar itu, sambutan tertulisnya, Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian Rishadi SIK, sebagai tuan rumah penggagas kegiatan menekankan, tujuan terselenggaranya acara ini untuk menyukseskan Pilkada Donggala yang aman, tentram dan damai.

” Tablig akbar merupakan rangkaian giat satgas yang bernama Satgas Nusantara yang diharapkan kita bisa menekan isu primordialisme, sektoral, kesukuan, golongan, dan mengedepankan identitas nasional,” jelas Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian Rishadi SIK, Senin (26/2), di Donggala.

Selain itu, Kapolres berharap hikmah dilaksanakannya tablig akbar ini bisa menjadi penyejuk dan menjadi kompetisi yang sehat, fair dan berintegritas. “Donggala sebagai salah satu daerah yang akan melaksanakan pilkada, diharapkan bisa terlaksana baik,” kata Kapolres.

Dalam sambutannya, Kapolres juga mengharapkan aparat terkait, agar netral dalam Pilkada Donggala 2018.
Menurutnya, pilkada adalah suatu proses untuk memilih pemimpin yang baik. “Memilih pemimpin yang menurut kita baik, spiritnya bagus, yang kalau dipilih rakyat dapat menjadi kuat,” ungkapnya. (rahmad nur)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*