oleh

Pendidikan Vokasi PNJ Dilibatkan dalam Gerakan Sejuta Masker Merah Putih

POSKOTA.CO-Setelah sebelumnya diluncurkan di SMK, kini Gerakan Sejuta Masker Merah Putih dari Pendidikan Vokasi juga melibatkan Pendidikan Tinggi Vokasi (Politeknik).

Peluncurannya digelar bersamaan dengan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) k-75 Kemerdekaan RI di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Senin, (17/8/2020).

“Untuk tingkat perguruan tinggi, peluncuran Gerakan Sejuta Masker kita lakukan di PNJ bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-75,” kata Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Ditjen Diksi Kemendikbud Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T mewakili Dirjen Diksi Wikan Sakarinto.

Ia menjelaskan bahwa Gerakan Sejuta Masker menjadi bentuk dukungan Ditjen Diksi dan pendidikan vokasi terhadap upaya-upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tanah air.

Dengan pembagian masker gratis, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk patuh menggunakan masker saat beraktivitas di ruang publik.

Gerakan Sejuta Masker ditingkat pendidikan tinggi vokasi, ditargetkan dapat menyebarkan 400 ribu masker dalam dua pekan ini. Selain menyasar warga kampus seperti dosen, mahasiswa dan karyawan, masker juga dibagikan ke masyarakat sekitar kampus.

Diakui Beny masker menjadi salah satu cara yang efektif untuk menekan angka penularan Covid-19 selain rajin cuci tangan menggunakan sabun dan jaga jarak (physical distancing).

Karena itu seluruh perguruan tinggi vokasi diharapkan ikut aktif mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menggunakan masker pada era new normal ini.

Masker-masker yang dibagikan tersebut diakui Beny sebagian besar merupakan karya siswa maupun mahasiswa pendidikan vokasi. Mereka dilibatkan dalam pengadaan masker ini sebagain bagian dari implementasi pembelajaran kewirausahaan.

Direktur Politeknik Negeri Jakarta Zaenal Nur Arifin mengatakan PNJ sebagai perguruan tinggi vokasi pertama dan tertua di Indonesia, mendukung Gerakan Sejuta Masker yang diinisiasi Ditjen Diksi Kemendikbud. Bahkan PNJ siap mengerahkan mahasiswanya untuk terlibat dalam pengadaan masker tersebut sebagai bagian dari implementasi mata kuliah kewirausahaan.(fs/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *