oleh

Pakar Politik Ingatkan Pemerintah Jangan Berprasangka Buruk kepada KAMI

-Nasional-156 views

POSKOTA.CO – Pakar politik, Burhanudin Muhtadi, mengingatkan pemerintahan Presiden Joko Widodo agar tidak berprasangka buruk terhadap pembentukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibentuk tokoh bangsa dari berbagai disiplin ilmu.

“Jangan dulu su’udzon dengan pembentukan KAMI. Apalagi disebut Pak Said Didu, sebagai salah satu deklarator KAMI, bahwa dari sisi politik muncul oligarki politik dan dinasti. Jadi, seharusnya hal itu (gagasan KAMI-red) dijadikan masukan terkait kondisi kekinian negeri ini,” ujarnya kepada media, malam Senin (3/8/2020).

Dijelaskannya, politik dinasti dan oligarki terbilang baru di Indonesia sejalan lembaga legislatif di Senayan (DPR/MPR/DPD RI-red) dikuasai 80 persen partai politik pendukung pemerintah (lembaga eksekutif). Alasannya, setiap kebijakan eksekutif bisa dipastikan lolos mulus.

Sebelumnya ekonom Said Didu, bersama tokoh nasional bebagai disiplin ilmu, mendeklarasikan KAMI di bilangan Jalan Fatmawati 76, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2020). Mereka sepakat Indonesia kekinian sudah terganggu mulai ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan (ipoleksosbudhankam).

“KAMI merasakan keprihatinan dengan kondisi Indonesia kekinian, yang membutuhkan serius penanganan solusi menyelamatkan negara Republik Indonesia,” ujar Said Didu, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BPPT semasa Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono itu.

Deklarator KAMI di antaranya Habib Muchsin Alatas dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat, Rocky Gerung dari akademisi, tokoh agama Din Syamsuddin, mantan ketua KPK Abdullah Hehamahua, Adhie Massardie, dan praktisi hukum Ahmad Yani. (bud)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *