Melarang Dimakamkan, Pemerintah Tiongkok Bakar Ratusan Mayat Korban Virus Corona

Read Time:1 Minute, 25 Second

POSKOTA.CO – Pemerintah Tiongkok mulai membakar atau kremasi mayat-mayat korban virus Corona. Jenazah yang meninggal tersebut dilarang untuk dimakamkan guna menghindari penyebaran wabah.

Bagi pasien yang meninggal akibat virus Corona dilarang pemerintah setempat untuk dimakamkan guna penyebaran wabah virus yang menakutkan tersebut dan meminta jasad tersebut untuk dikremasi.

Seperti dilansir dari World of Buzz,  mayat-mayat ini dibakar di ruang terbuka untuk mencegah pembusukan dan secepatnya harus dibakar guna meminimalisir penyebaran virus melalui udara.

Seorang pekerja di krematorium menceritakan mereka membakar mayat 247 artinya 24 jam selama tujuh hari, karena tiada henti mendapatkan kiriman mayat korban virus mematikan  dan tidak boleh dibiarkan lama hingga menimbulkan bau selanjutnya jasad korban virus dibakar/kremasi.

Tempat pembakaran itu diduga telah menerima 100 mayat untuk dibakar setiap harinya. Dengan jumlah yang luar biasa ini, hampir mustahil bagi para pekerja tersebut untuk beristirahat dari pekerjaan mereka.

“Kita sampai sekarang tidak bisa pulang, sebab sembilanpuluh persen dari kita harus bekerja 247,” kata karyawan yang membakar tubuh.

Bahkan mereka nyaris tidak bisa makan dan minum untuk waktu yang lama sepanjang hari karena kami harus selalu berada dalam alat pelindung kami.

Sebab bila ingin makan dan minum termasuk ke toilet maka pakaian dan pelindung harus dilepas. Tapi begitu pakaian tersebut dilepas, tidak bisa digunakan kembali.

Setelah pekerja krematorium mengungkap informasi orang dalam ini, banyak penduduk Wuhan mulai meragukan korban jiwa resmi yang diumumkan pemerintah akibat virus Corona Wuhan lebih dari 600 bahkan sudah ribuan jiwa.

Apalagi banyak orang mengatakan bahwa mereka tidak diberi perawatan karena rumah sakit terlalu penuh untuk merawat mereka hingga mati dengan sendirinya di ruangan rumah sakit tanpa ada yang peduli.

Pihak berwenang Tiongkok telah memperingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita palsu tentang virus Corona agar tidak menyebabkan kepanikan di antara warga.  (r)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *