oleh

IPB Bersama Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud Gelar Satria Data

POSKOTA. CO – Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama dengan Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan kegiatan Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data).

Kegiatan di tahun pertama 2020 ini diselenggarakan secara online dengan host IPB University.

Tema kegiatan yang diusung adalah “Statistics for Better Future: Applying Statistics to Maximize Business Planning, Opens up Job Vacancies”.

Satria Data merupakan kegiatan berskala nasional yang terdiri dari tiga kelompok kegiatan, yakni, pengembangan wawasan, kegiatan lomba dan Credit Earning.

Rangkaian kegiatan Satria Data diawali dengan opening kuliah online Credit Earning yang acaranya sudah berlangsung pada tanggal 19 Agustus 2020 kemarin.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari beberapa pihak termasuk pusat prestasi nasional dengan menerapkan program Kampus Merdeka yang sedang digalakkan oleh Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim.

Adanya kegiatan Credit Earning ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari perguruan tinggi lain untuk mengikuti kegiatan akademik di IPB University sebagai host dari kegiatan Satria Data.

Kegiatan opening kuliah online Credit Earning ini diikuti 401 mahasiswa dari 49 perguruan tinggi di Indonesia.

Kegiatan ini diawali dengan paparan singkat terkait aturan pelaksanaan kuliah online Credit Earning oleh Dr Anang Kurnia sebagai Ketua pelaksana Satria Data.

Kuliah online Credit Earning secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Prestasi Nasional Asep Sukmayadi.

“Terima kasih kepada IPB University karena telah menerapkan konsep Kampus Merdeka di kegiatan Satria Data terutama di kegiatan kuliah online Credit Earning,”kata Asep.

Rektor IPB University yang juga Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020-2021, Prof Dr Arif Satria berpesan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia, agar merespon perubahan zaman dengan lebih fleksibel.

Mahasiswa juga harus memiliki juga growth mindset yang dibarengi dengan pengembangan skill dan mampu menjadi agile learner (pembelajar yang lincah) sehingga mampu menjawab perubahan zaman tersebut.

Rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan pemaparan materi oleh Dr Bagus Sartono dari Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University dengan topik Teknik Pembelajaran Mesin.

Kuliah online credit earning ini juga menghadirkan beberapa dosen dari perguruan tinggi dan instansi lain diantaranya ITS, Unhas, UII, Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Polstat STIS), Badan Pusat Statistik, Starcore Snalytics dan Widam Food Company Qatar. (ymd/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *