oleh

Insiden Perusakan Polsek Ciracas, TNI AD Sudah Bayarkan Kerugian Rp596 Juta

-Nasional-34 views

POSKOTA.CO – Insiden penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas dan wilayah sekitar Jakarta Timur yang diakibatkan ulah tersangka Prada MI dengan menyebarkan hoaks telah menimbulkan banyak kerugian, baik dari masyarakat dan juga pihak kepolisian yang merugi, karena banyak fasilitas seperti pos polisi yang dirusak.

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengungkapkan, saat ini TNI AD sudah membayar kerugian senilai Rp596 juta. Kerugian ini ditanggung sementara oleh TNI AD, kemudian baru nantinya dibebankan kepada pelaku penyerangan.

“Jumlah ganti rugi yang sudah dibayarkan langsung ke masyarakat total secara keseluruhan Rp596.744.000. Ini untuk sementara ditanggulangi oleh pimpinan TNI AD yang pada dasarnya nanti akan dibebankan kepada para pelaku,” ungkap Dudung saat konferensi pers di Mapuspomad, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Dudung mengatakan, hasil laporan kerugian personel dan materil hingga 7 September 2020, ada 119 pelapor, terdiri dari 117 masyarakat dan dua anggota kepolisian. Jumlah pengaduan korban aniaya fisik ada 23 orang. Kerugian materil 109 orang dari 109 orang, ada 13 orang mengalami penganiayaan dan kerugian materiil.

“Ini berupa penganiayaan, pembacokan, kemudian pemukulan, kemudian ada penusukan, dan ada masyarakat yang sudah dipukul, kemudian sudah terkapar masih dilindas juga pakai motor,” tegasnya.

Selanjutnya Dudung mengatakan, untuk kerugian kerusakan materiil dari pihak kepolisian ditotal lebih dari Rp1 miliar, dan dari pimpinan TNI AD akan mengganti kerugian tersebut, namun semuanya ditanggung Kapolda Metro Jaya.

“Selanjutnya, khusus kerugian yang mengakibatkan kerusakan materiil dari pihak kepolisian ditotal sekitar Rp1,63 miliar. Dari TNI pimpinan AD akan mengganti kerugian tersebut. Namun, atas kebijaksanaan Kapolda Metro untuk kerugian materiil tidak perlu diganti, dan akan diatasi oleh Kapolda Metro. Karena, menurut Kapolda, pada dasarnya TNI-Polri di lingkungan Jakarta ini tetap solid,” ungkap Dudung. (rihadin)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *