RELASI MERAH PUTIH DEKLARASIKAN DUKUNGAN UNTUK AGUS-SYLVIANA – Poskota.co
Saturday, September 23

RELASI MERAH PUTIH DEKLARASIKAN DUKUNGAN UNTUK AGUS-SYLVIANA

POSKOTA.CO – Dukungan bagi para calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pilkada DKI 2017 terus bermunculan. Sekelompok orang yang menamakan diri Relasi Merah Putih (Relawan Agus-Sylvi untuk Merah Putih) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Sementara itu, Anggota DPR Fraksi PPP Andi Jamaro Dulung mengatakan, Relasi Merah Putih terdiri dari berbagai eksponen di antaranya tokoh Muhammadiyah, dan kami sepakat Agus-Sylvi yang hanya memenuhi syarat pemimpin.

Deklarasi Relasi Merah Putih di Waroeng Daun Cikini, Jakarta Pusat.
Deklarasi Relasi Merah Putih di Waroeng Daun Cikini, Jakarta Pusat.

“Atas nama komunitas, saya menyampaikan terima kasih kepada Agus yang rela meninggalkan cahaya bintangnya di TNI untuk berada pada pertarungannya,” kata Andi Jamaro, saat jumpa pers di Waroeng Daun Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/9) malam.

Alasan Andi Jamaro dan teman-temannya memberikan dukungan yakni latar belakang dari kedua pasang itu, mereka yakin Agus-Sylvi bisa membawa perubahan untuk Jakarta.

“Kita berkeyakinan pasangan ini bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk Jakarta. Agus sosok muda berenergik, dan Sylvi kita semua sama-sama tahu, dia punya pengalaman yang cukup panjang di birokrasi, pasangan ini sangat serasi,” ujar Azrul Tanjung, salah satu tokoh Muhammadiyah yang juga Relasi Merah Putih.

“Relasi Merah Putih akan ikut bergerak dan menyukseskan pilgub yang akan digelar pada Februari 2017 mendatang,” sambung Azrul.

Kelompok relawan ini pun akan berusaha menyosialisasikan ke semua warga Jakarta agar ikut memilih dalam pesta demokrasi Ibu Kota Jakarta nanti.

“Sekaligus juga mengedukasi masyarakat dan mengajak untuk menunaikan kewajibannya. Berupaya umat jangan menjadi tidak memilih atau golput,” pungkas Azrul. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_1031" align="alignleft" width="300"] Hakim sang wakil Tuhan di dunia[/caption]POSKOTA.CO - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengharapkan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jangan ada yang berasal dari partai politik. "Hakim MK haruslah merupakan orang yang benar-benar kompeten dalam bidang hukum tata negara dan bukanlah seseorang yang pernah bergabung dengan partai politik," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dalam rilisnya, di Jakarta, Jumat. Menurut dia, bila hakim MK yang terpilih berasal dari partai politik dikhawatirkan hanya mementingkan kepentingan golongannya saja sehingga mengakibatkaan potensi penyelewengan menjadi sangat besar. "Independensi hakim MK sangat penting untuk menjaga kredibilitas MK sebagai lembaga hukum tertinggi. Perlu diperhatikan juga bahwa keputusan yang dibuat MK adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu Hakim MK sebagai pembuat keputusan haruslah orang yang benar-benar mempunyai integritas," paparnya. Kasus Akil Mochtar hendaknya menjadi pelajaran bagi MK untuk bisa menjaga kredibilitasnya. "Kredibilitas MK dalam penegakan hukum tengah disorot karena kasus Akil Mochtar. Oleh karena itu MK harus memastikan bahwa kasus seperti itu tidak terulang kembali. Jangan sampai rakyat hilang kepercayaan terhadap penegakan hukum," kata Fadli. Di tempat terpisah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat persoalan pemilihan anggota Hakim MK bukan pada asas legalitas tetapi adalah asas kepantasan, etika, dan moral.