PRESIDEN TINJAU PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN TOL BECAKAYU – Poskota.co

PRESIDEN TINJAU PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN TOL BECAKAYU

POSKOTA.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau perkembangan pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Pondok Kelapa Duren Sawit Jakarta Timur, Senin.

Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja batik hitam kecoklatan tiba di lokasi sekitar pukul 08.55 WIB. Tampak mendampingi Presiden Jokowi antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala.

Sebelumnya saat peninjauan pada Juni 2016, Presiden Jokowi menyatakan apresiasinya atas progres pembangunan Tol Becakayu yang dikerjakan dengan cepat.

“Ini dimulai lagi dan saya kaget memang progresnya sangat-sangat cepat sekali dikerjakan siang malam dan jadinya seperti ini,” kata Jokowi saat meninjau pembangunan tol tersebut di Pangkalan Jati, Jakarta pada Selasa sore, 21 Juni 2016.

Menurut Jokowi, pemerintah berharap pembangunan jalan tol Becakayu dapat selesai pada akhir 2017. Kepala Negara mengatakan harapannya bahwa tol dengan total panjang 21 kilometer tersebut dapat menjadi solusi mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Ia menegaskan tidak ada masalah pembebasan lahan yang rumit dalam pembangunan tol Becakayu itu. Presiden mengungkapkan pembangunan tol Becakayu telah berlangsung selama 1,5 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)