DANLANTAMAL III TERIMA CC DANSATGAS AL RUSIA – Poskota.co

DANLANTAMAL III TERIMA CC DANSATGAS AL RUSIA

POSKOTA.CO – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana S.H., menerima Courtesy Call (CC) Komandan Satgas Angkatan Laut (AL) Rusia Laksamana Muda Eduard Mikhailov yang datang ke Jakarta dengan Kapal Perang DST Admiral Tributs-564 di ruang kerja Mako Lantamal III Jalan Gunung Sahari Raya No 02 Ancol Jakarta Utara, Selasa (01/11).

Saat menerima kunjungan tamu Rusia, Danlantamal III didampingi oleh Asintel Danlantamal III Kolonel Laut (E) Yose Aldino, Asrena Danlantamal III Kolonel Laut (S) Hery Setyo Nugroho, SE, M.A.P., dan Aspers Danlantamal III Kolonel Laut (P) Untung S.M., M.A.P.

Pejabat yang turut mengiringi kedatangan Deputy Commander of Flotila of Pacific Fleet antara lain Military, Air and Naval Attache of Rusia Embassy Kolonel Nikolay Nikolayuk, Deputy Military Attache Kolonel Maxim Lukianov dan Commanding Officer of DST Admiral TributsMayor Artem Kolpashchikov.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk lebih mempererat hubungan persahabatan antara Angkatan Laut Rusia dengan TNI Angkatan Lautyang selama ini telah terjalin dengan baik.

Rencananya pada Rabu (02/10) akan dilaksanakan olahraga bersama ABK Kapal Perang Rusia dengan Prajurit Lantamal III berupa pertandingan sepak bola dan bola voli di Mako Lantamal III Jakarta, serta pada Sabtu (05/10) akan digelar latihan bersama PASSEX/COMMEX antara TNI AL dan AL Rusia di perairan Teluk Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.