oleh

Hari Ini Pemerintah Jemput 188 WNI Kru Kapal World Dream Langsung Jalani Karantina Covid-19 di Kepulauan Seribu

-Nasional-162 views

POSKOTA.CO – Hari ini, Rabu (28/2/2020), 188 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerjasa sebagai kru kapal pesiar World Dream akan dijemput menggunakan kapal KRI Soeharso

Mereka langsung akan menjalani observasi atau karantina di Kepulauan Seribu selama 14 hari.

Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menyebutkan WNI yang bekerja di kapal pesiar World Dream berjumlah 270 orang. Namun hanya ada 188 ABK Indonesia yang ikut dalam evakuasi ini. Sisanya memilih berada di kapal.

World Dream menjadi kapal selain Diamond Princess, yang membawa penumpang positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Karena itu, pengendalian orang yang ada di dalam kapal harus menjadi perhatian khusus.

Kemenkes RI menyatakan penjemputan dengan titik temu di Selat Durian dan direncanakan pada tanggal 28 Februari 2020 pukul 03.00 WIB KRI Soeharso sudah sampai di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

Kapal tersebut nantinya akan difungsikan sebagai RS rujukan manakala ada layanana kesehatan yg lebih intensif saat masa observasi.

Seluruh tim pendukung sudah didorong ke Kepulauan Seribu termasuk didalamnya 30 orang tim kesehatan yang nantinya akan mendampingi proses observasi.

Ke-188 ABK setelah dilakukan pemeriksaaan, mereka akan langsung dibawa ke Pulau Sebaru Kecil untuk di observasi selama 14 hari.

Di pulau tersebut terdapat 8 bangunan dengan 168 tempat tidur, sudah dilengkapi dgn fasilitas umum seperti dapur, listrik dan lainnya.

Selama observasi, telah dilakukan pengecekan ulang & perbaikan-perbaikan.  Mereka juga disiapkan sub tim yang akan mendampingi selama masa observasi yakni kesehatan lingkungan, pengawasan dapur & kualitas bahan makanan, sub tim surveilans, sub tim layanan medis dengan 1 dokter spesialis paru, 1 dokter spesialis penyakit dalam & beberapa perawat.

Namun, dalam proses penjemputan WNI di kapal Diamond Princess, pemerintah mengutamakan dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Berbeda dengan ABK World Dream, ABK di Diamond Princess akan diobservasi selama 2 kali masa inkubasi.

Direncanakan, mereka akan dijemput dengan menggunakan Pesawat Garuda, karena maskapai tersebut telah memiliki rute penerbangan kesana.

Nantinya para ABK WNI dari kendaraan akan langsung masuk ke pesawat untuk dipulangkan ke Indonesia. (r)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *